Breaking News:

Catat Ini Update Terbaru 2021 Daftar Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal, Tidak Punya Izin OJK

Satgas Waspada Investasi (SWI) merilis 133 fintech peer to peer lending alias platform pinjaman online (pinjol) ilegal, tidak terdaftar di OJK

Tribunsumsel.com
Satgas Waspada Investasi (SWI) merilis 133 fintech peer to peer lending alias platform pinjaman online (pinjol) ilegal. 133 pinjaman online ini tidak berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA-Satgas Waspada Investasi (SWI) merilis 133 fintech peer to peer lending alias platform pinjaman online (pinjol) ilegal. 133 pinjaman online ini tidak berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ketua SWI Tongam L mengatakan, penemuan itu merupakan hasil dari patroli siber hingga awal Januari ini.

Meski angka pinjol ilegal menurun, masyarakat perlu mengedepankan sikap hati-hatinya.

"Kewaspadaan masyarakat harus terus dijaga agar tidak menjadi korban dari fintech lending ilegal dan penawaran investasi yang tidak berizin ini,” kata Tongam dalam siaran pers, Jumat (29/1/2021).

Tongam menuturkan, masyarakat perlu memahami 2L sebelum meminjam uang lewat pinjol.

Makna 2L adalah legal dan logis. Artinya masyarakat perlu memeriksa kelegalan perusahaan pinjol tersebut, dan mengecek penawaran yang diiming-imingi logis atau tidak.

Untuk itu sebelum memanfaatkan, masyarakat perlu menanyakan langsung kepada Kontak OJK di nomor 157 atau WA 081157157157.

Kontak tersebut juga bisa digunakan bila warga ingin melapor adanya kegiatan pinjol yang merugikan masyarakat.

“Cek kelegalannya, perusahaan itu harus punya izin dari otoritasnya. Kemudian logis, yaitu penawaran keuntungan yang ditawarkan sesuai dengan keuntungan yang wajar,” tutur Tongam.

Tercatat hingga Januari 2021, SWI sudah menutup 3.056 pinjol ilegal.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved