Breaking News:

Sempat Jatuh Bangun, Panen Nanas Suban Baru Kini Berlimpah dan Laris Manis

Rasa haru tak bisa disembunyikan oleh Mulyanto, (40) salah satu petani nanas di Desa Suban Baru,

IKA ANGGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Suasana panen nanas petani di desa Suban Baru kecamatan Kelekar Kabupaten Muaraenim yang menjadi binaan CSR PTBA 

" Alhamdulillah, kini buah nanas Suban sudah bisa dijual ke pasar lokal, Lahat, Baturaja, Palembang, Bengkulu hingga dijual ke Pulau Jawa,"ucap Mulyanto.

Hal serupa dialami Antoni, petani 41 tahun. Ia sangat bahagia dan mengucapkan terima kasih kepada PTBA atas keberhasilan yang dicapai Kelompok Makmur Tani saat ini.

Ia menuturkan,  sebelum ada bantuan CSR PTBA panen nanas tidak bisa optimal bahkan setahun itu nyaris bisa dibilang tidak panen karena jumlah yang dihasilkan tidak sebanding dengan biaya operasional.

" Kini setelah ada suntikan modal dan binaan CSR PTBA, di lahan seluas 1,5 hektar lebih, panen nanas dalam setahun bisa panen sebanyak 4 bulan sekali.
Tidak ada lagi kami dengar, petani sulit membuka lahan dan tidak bisa membeli bibit dan pupuk jenis urea maupun NPK,” ujar Antoni. 

Ditambahkannya dengan hasil mencapai Rp 25 juta hingga Rp 30 juta setiap panen per 4 bulan dengan harga jual nanas Rp 3.500 per buah merupakan keberhasilan besar yang tidak lepas dari bantuan PTBA.

Sementara itu, SM CSR PT Bukit Asam Tbk, Hartono melalui Asmen kemitraan CSR sekaligus pembina petani nanas, Listati mengatakan  bantuan mitra CSR ini merupakan salah satu wujud kontribusi nyata PTBA untuk kemajuan masyarakat yang kali ini yang dibantu dan dibina adalah petani nanas Makmur Tani. 

“Semoga bisa bermanfaat dan nantinya setelah benar - benar mandiri, Makmur Tani bisa tetap berkembang pesat bahkan tidak hanya panen nanas saja tetapi juga hilirisasi nanas hingga menjadi berbagai produk nanas,” kata Listati.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved