Breaking News:

Sempat Jatuh Bangun, Panen Nanas Suban Baru Kini Berlimpah dan Laris Manis

Rasa haru tak bisa disembunyikan oleh Mulyanto, (40) salah satu petani nanas di Desa Suban Baru,

IKA ANGGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Suasana panen nanas petani di desa Suban Baru kecamatan Kelekar Kabupaten Muaraenim yang menjadi binaan CSR PTBA 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Rasa haru tak bisa disembunyikan oleh Mulyanto, (40) salah satu petani nanas di Desa Suban Baru, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, yang juga menjadi salah satu mitra binaan CSR PT Bukit Asam,pria ini tak henti-gentinya tersenyum saat melihat hamparan kebunnya dengan ribuan nanas yang siap dipanen dan siap dikirim untuk dijual hingga ke Pulau Jawa.

Raut wajah yang bahagia begitu tampak diwajah Mulyanto melihat kesuksesannya dalam melakukan panen nanas dari kebunnya.kali ini. Mengingat selama 3 tahun belakangan, ia dan para petani di Desa Suban Baru sempat putus asa akibat panen yang terus-terusan gagal karena berbagai kendala.

Namun, Mulyanto dan para petani di Suban Baru tak kenal rasa menyerah. Mereka terus berjuang dengan kemampuan seadanya untuk mengatasi kendala mulai dari kekurangan modal, keterbatasan lahan, kekurangan bibit, sampai kelangkaan pupuk. Benar-benar masa sulit bagi para petani di desa tersebut saat itu. 

Terutama masalah permodalan, yang menjadi kunci agar para petani bisa mengolah lahan mereka lebih produktif.  Alhasil, produksi tidak optimal dan hasil penjualan hanya bisa digunakan untuk menutup ongkos bercocok tanam dan sedikit sisa untuk cukupi kebutuhan sehari-hari. 

Hingga akhirnya, Kelompok Makmur Tani bertemu dengan Tim Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang membawa angin segar.

“Kami dari Kelompok Makmur Tani yang beranggotakan 10 orang mendapatkan suntikan dana dari CSR PTBA untuk membantu permodalan dalam mengembangkan usaha nanas,” ujar Mulyanto.

Dikatakannya bahwa setelah mendapat binaan CSR PTBA, satu per satu permasalahan mulai dari sulitnya membuka lahan, mencari bibit yang unggul, hingga biaya membeli pupuk yang berkualitas mulai teratasi. 

" Kini, hasil nanas yang dihasilkan Kelompok Makmur Tani di Desa Suban Baru, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muaraenim bisa bertahan dan mampu berproduksi sesuai target hingga menghasilkan nanas yang super, manis dan tidak mudah busuk,"jelasnya.

Ia juga mengungkapkan dari nanas yang dihasilkan saat ini,bisa berkompetisi mengisi pasaran buah nanas. 

Halaman
12
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved