Breaking News:

Penyebab Rem Truk Blong, Kebiasaan Buruk Sopir Pakai Gigi Netral di Turunan

Kecelakaan truk karena rem blong masih sering ditemui di Indonesia. Apa sebabnya dan bagaimana mengantisipasinya

TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Foto Ilustrasi : Sebuah truk tangki muatan cude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah, terjerumus ke rawa di sisi jalan lintas Sumatera (jalinsum) ruas Palembang-Indralaya, Minggu (3/11/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM-Kecelakaan truk karena rem blong masih sering ditemui di Indonesia. Apa sebabnya dan bagaimana mengantisipasinya?

Kejadian terbaru dialami truk pembawa minuman isotonik yang terguling di jalan tembus Tawangmangu-Magetan. Truk alami rem blong dan kehilangan kendali, sehingga terguling.

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, ada satu kebiasaan salah dilakukan pengemudi dan bisa menyebabkan kemampuan rem truk menurun, yaitu free wheel saat jalan menurun.

“Pada saat jalan menurun, pengemudi mentralkan gigi perseneling sehingga free wheel, roda bebas. Jika begitu, yang terjadi adalah tidak ada perlambatan dari mesin atau engine brake maupun exhaust brake,” ucap Jusri kepada Kompas.com, Senin (25/1/2021).

Jadi pengemudi hanya mengandalkan rem kaki.

Penyebab Masuk Angin pada Mobil Diesel, Bahaya dan Solusi Agar Mobil Tak Masuk Angin

Dengan begitu, kebiasaan ini membuat rem panas baik tromol maupun kampasnya.

Begitu melakukan pengereman, komponen rem akan tidak tahan.

“Kampas rem tadi akan licin karena terkena temperatur yang tinggi, akhirnya truk tidak terkendali. Perilaku ini sangat sering sekali terjadi, dari 10 sopir truk, mungkin ada 8 yang melakukan free wheel di jalan menurun,” kata Jusri.

Mereka berpikir, kalau melakukan perlambatan dengan engine brake, kecepatan truk akan pelan dan tertahan.

Kedua, konsumsi bahan bakar juga diperkirakan jadi lebih boros jika mengandalkan engine brake di jalan menurun.

Padahal ada bahaya tersendiri jika mengerem hanya mengandalkan rem kaki.

Cara yang benar dalam mengurangi kecepatan truk adalah mengandalkan exhaust brake dan engine brake, sehingga tugas rem tidak terlalu berat dan mengalami overheat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kebiasaan Buruk Pengemudi Truk yang Berbahaya, Gigi Netral di Turunan"

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved