Breaking News:

Baru Naik Kini Harga Karet Turun Lagi, Berharap Ada Kebijakan Ekonomi era Joe Biden

Up date harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen di Minggu ini

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM/NANDO
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG  - Up date harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen di Minggu ini, diawali dengan harga kembali turun. 

"Harga karet hari ini turun Rp 292 per kg, dibandingkan indikasi karet hari Jumat 22 Januari 2021 untuk KKK 100 persen," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian MSi, Senin (25/1/2021).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 22 Januari 2021 Rp 18.665 per kg.

Sedangkan harga karet hari ini, Senin (25/1/2021) untuk KKK 100 persen Rp 18.373 per kilogram, artinya ada kenaikan Rp 122 per kg.

Lalu untuk KKK 70 persen diharga Rp 12.861 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 11.024 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 9.187 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 7.349 per kg.

"Pembukaan harga karet di hari Senen Minggu ke empat bulan Januari ini ada penurunan harga sebesar Rp 292 per kg karena harga karet internasionalnya memang turun," katanya.

Masih kata Rudi, ditambah lagi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di era kepemimpinan Joe Biden, sebagai Presiden ke-46 Negeri Paman Sam ini.

Untuk menjaga keseimbangan harga tetap berada pada posisi harga Rp 18 ribu hingga 19 ribu, diprediksi harga karet akan terdongkrak kembali  dengan tingginya permintaan karet untuk industri sarung tangan.

"Kita harapkan sampai akhir bulan ini harga tetap stabil di harga Rp 18 ribu hingga Rp 19 ribu, sambil menunggu kebijakan ekonomi era Joe Biden yang bisa membawa angin segar bagi perekonomian dunia," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved