Sejumlah Bukti Tunjukkan Perekonomian Sudah Membaik Meski Ditengah Pandemi Covid-19

Sejumlah Bukti Tunjukkan Perekonomian Global Sudah Membaik Meski di Pandemi Covid-19

Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Hartati
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pandemi Covid-19 yang masih melanda tanah air dinilai akan segera pulih sering dengan dimulainya vaksinasi dan juga dibarengi tren pertumbuhan ekonomi global dan juga pemulihan ekonomi di tanah air.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo mengatakan pertumbuhan ekonomi global saat ini sudah membaik terlihat dari pertumbuhan ekonomi di Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) mulai menunjukkan perbaikan sejalan dengan melandainya penyebaran COVID-19 yang mendorong meningkatnya mobilitas masyarakat dunia serta dampak stimulus fiskal dan moneter yang cukup besar

Sejumlah indikator pada Oktober 2020, terkait dengan penguatan harga komoditas dan peningkatan pengiriman barang melalui indeks kontainer juga menunjukkan peningkatan cukup pesat. 

Sementara itu pertumbuhan ekonomi sumsel juga mulai membaik karena konsumsi rumah tangga diperkirakan membaik terlihat dari pergerakan masyarakat yang sudah mulai meningkat, ekspektasi masyarakat, mobilitas, dan
pembelian kendaraan yang meningkat. Investasi juga mulai tumbuh didukung komitmen pemerintah daerah yang akan mendorong pembangunan infrastruktur untuk mendorong pemulihan ekonomi, target realisasi PSN di tahun 2021, konsumsi semen yang meningkat, serta realisasi impor barang modal yang tinggi.

"Sering dengan kondisi ekonomi yang mulai pulih, inflasi diperkirakan akan mulai meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan dari masyarakat dan juga stok beras yang menurun, dan masih tingginya curah hujan yang dapat menahan produksi komoditas pangan utama," ujar Hari Widodo saat menjadi narasumber Outlook Series yang dilaksanakan  AJI Palembang secara daring, Senin (18/1/2021).

Hari menjelaskan survei yang dilakukan Bank Indonesia kepada berbagai pelaku usaha menunjukkan optimisme dari pelaku usaha yang terlihat dari perkiraan penjualan, investasi,dan harga jual yang meningkat.

Pemerintaan penjualan eceran dari Tiongkok meningkat ternyata besi dan baja. Permintaan domestik diperkirakan akan membaik seiring relaksasi aktivitas masyarakat. Kinerja ekspor juga diprediksi membaik yang yang berasal dari komoditas manufaktur seperti besi & baja dan Pulp & paper ke Tiongkok.

Sejumlah faktor penahan inflasi karena terjaganya pasokan komoditas utama seperti
gula dan beras yang dikelola oleh BULOG, penurunan tarif angkutan udara untuk
meningkatkan load factor penumpang, penguatan nilai tukar rupiah yang 
menurunkan imported inflation dan peningkatan harga komoditas pangan dunia
seperti gandum, jagung, dan gula.

Inflasi juga sulit dikendalikan karena potensi curah hujan tinggi yang menyebabkan
gagal panen, didukung oleh kenaikan harga minyak goreng sejalan dengan
kenaikan harga CPO internasional juga kenaikan kembali tarif cukai rokok.

Sementara itu, Pemimpin BNI Kantor Wilayah Palembang,  Sunarna Eka Nugraha mengatakan, BNI mendukung program pemulihan ekonomi nasional dengan memberikan kucuran kredit bagi pelaku usaha atau UMKM juga melakukan restrukstusi kredit khusus bagi pelaku usaha yang terdampak pandemi dengan tetap mempertahankan kredit macet tetap terjaga di angka 0,1 persen sepanjang 2020 khusus Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Loan to Asset Ratio (LAR) termasuk Covid sebesar Rp 771 miliar.

Sementara itu sejumlah strategi akan dilakukan BNI tahun ini agar fokus penyaluran KUR bisa tercapai dengan baik yakni dengan fokus pada ekosistem dan klaster yakni fokus pada pembiayaan berbasis bisnisekosistem dan klaster dengan mendorong akses digital dengan melakukan perluasan KUR tani, KUR pariwisata,  KUR Perhutanan Sosial, pogram Desa Nusantara.

Selain itu juga akan memanfaatkan potensi nasabah dan debitur korporasi dalam  penyaluran kredit value chain hinga menciptakan klaster-klaster unggulan baru di daerah dan pembiayaan debitur unggulan lokal.

"BNI akan terus berkomitmen mendukung UMKM bangkit di masa pandemi dengan menyalurkan KUR agar ekonomi masyarakat kembali pulih dan bangkitnya kembali perekonomian Indonesia," tutup Eka.(tnf)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved