Breaking News:

Berita Palembang

Reklamasi Pulau Kemaro, Pemkot Palembang Buat Pantai Buatan, Proyek Mulai Tahun Ini

Secara konsep, kawasan Pulau Kemaro tersebut bakal dilakukan reklamasi daratan sehingga secara tidak langsung akan ada pantai buatan.

Editor: Vanda Rosetiati
Bappeda Palembang
Pemkot Palembang berencana mereklamasi Pulau Kemaro untuk dibuat kawasan wisata terpadu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Wacana Pemerintah Kota Palembang untuk menyulap kawasan Pulau Kemaro menjadi lokasi destinasi wisata air dan ikon baru Kota Palembang terus dimatangkan.

Secara konsep, kawasan Pulau Kemaro tersebut bakal dilakukan reklamasi daratan sehingga secara tidak langsung akan ada pantai buatan.

Ketua Percepatan Pengembangan Pulau Kemaro, Sapri mengatakan, rencana reklamasi ini juga untuk mengantisipasi ketika pasang daratan tidak tenggelam.

"Ini supaya saat air pasang tidak tenggelam. Selain itu, lokasinya lebih bagus karena ada daratan seperti pantai buatan," katanya, saat dijumpai di Balai Kota, Rabu (13/1/2021).

Namun, Untuk mewujudkan keinginan menyulap kawasan Pulau Kemaro harus diawali dengan mempercantik kawasan terlebih dahulu. Salah satunya, dengan bersih-bersih di sekitar Bungalow dan sekitarnya

"Target khusus kita di 2021 ini, pertama kawasan harus bersih, menandai lokasi sesuai Detail Engineering Design (DED) mana saja tempat yang akan dibangun permainan anak dan lain-lain, terakhir baru reklamasi," katanya.

Hanya saja, untuk estimasi anggaran mereka kata Sapri belum bisa menjelaskan secara detail karena masih tahap perhitungan. Tetapi, nantinya pengerjaan pembangunan di Pulau Kemaro akan menggunakan sistem "keroyokan" tidak menggunakan APBD namun lebih mengarah pada penggunaan dana CSR Perusahaan.

"Hanya saja, penggunaan dana CSR pasti ada batasannya. Sejauh ini, kami baru terima info Bank Sumsel Babel dan PDAM Tirta Musi yang tertarik untuk mendukung pembangunan Pulau Kemaro," katanya.

Warga foto dengan latar belakang Pagoda di Pulau Kemaro, Minggu beberapa waktu lalu.
Warga foto dengan latar belakang Pagoda di Pulau Kemaro, Minggu beberapa waktu lalu. (TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU)

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Palembang, Isnaini Madani menjelaskan, selain upaya pembersihan lokasi Pembangunan, ada pula penambahan Jembatan Penghubung untuk mempermudah masyarakat singgah ke Pulau Kemaro melalui akses darat.

Kemudian, penambahan pantai buatan, dan di belakang bungalow dikembangkan agrowisata berupa sawah, dan lainnya.

"Sehingga dengan adanya tambahan fasilitas ini dapat menarik investor untuk berinvestasi di pulau kemaro ini," katanya.

Ditambahkan, Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak menambahkan, terkait rencana reklamasi yang akan dilakukan bisa saja diwujudkan. Mengingat, Pulau kemaro bukanlah kawasan konservasi tapi budidaya.

"Reklamasi dan pantai buatan sangat mungkin, sebab ini wilayah budidaya bukan konservasi sehingga bisa dilakukan," ujarnya. (sp/rahmaliya)

Ikuti Kami di Google

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved