Mardani Ali Sera Sebut Pemberhentian Ketua KPU Arief Budiman Oleh DKPP Jadi Contoh Tak Baik

Mardani Ali Sera Sebut Pemberhentian Ketua KPU Arief Budiman Oleh DKPP Jadi Preseden Tak Baik

Editor: Slamet Teguh
Chaerul Umam/tribunnews.com
Mardani Ali Sera. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - DKPP memberhentikan Ketua KPU Arief Budiman karena melanggat Etik.

Mardani Ali Serapun menyebut jika kejadian ini menjadi suatu hal yang tak baik.

Komisi II DPR menilai pemberhentian Ketua KPU Arief Budiman oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP), sebagai contoh yang tidak baik.

"Tentu ini preseden yang tidak baik. Ada ketegangan berterusan antara KPU dan DKPP," ujar Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera saat dihubungi, Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Menurut Mardani, jika berkaitan dengan penegakkan hukum dan etika, DKPP tentu punya independensi.

Namun, Mardani menyebut setiap persoalan seharusnya dikomunikasikan terlebih dahulu pada dua lembaga negara itu.

"Dialog dan komunikasi bisa juga dijalankan agar semua penyelenggara pemilu dapat amanah menunaikan tugasnya," kata politikus PKS itu.

Agar DKPP dan KPU berjalan harmonis ke depannya, Mardani menyebut Komisi II akan memanggil kedua instansi tersebut.

"Tentu (panggil DKPP) bersama dengan KPU dan Bawaslu," ucap Mardani.

Sebelumnya, DKPP memutuskan untuk memberhentikan Arief Budiman dari jabatannya sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas kasus pemberhentian Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.

Putusan itu dibacakan dalam sidang DKPP yang digelar pada Rabu (13/1/2021) dan disiarkan secara daring.

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir, dan pemberhentian dari jabatan Ketua KPU kepada teradu Arief Budiman selaku Ketua KPU sejak putusan ini dibacakan," kata Ketua DKPP Muhammad.

Dalam putusan itu, DKPP juga mengabulkan pengaduan dari pengadu sebagian.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved