Kecelakaan Sriwijaya Air

Kisah Relawan Penyelam Evakuasi Sriwijaya Air, Pernah Ikat Jenazah Korban ke Tubuh

Ajie Panangian relawan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) ikut membantu evakuasi korban Sriwijaya Air SJ-182

Editor: Wawan Perdana
Tribun Jakarta/ Gerald
Ajie Panangian relawan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) ikut membantu evakuasi korban Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA-Ajie Panangian relawan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) ikut membantu evakuasi korban Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu.

Pria 54 tahun ini punya pengalaman selama 12 tahun ikut terlibat di sejumlah misi SAR.

Selain evakuasi korban Sriwijaya Air yang akan dimulainya besok, Ajie pernah membantu evakuasi tenggelamnya kapal feri KM Lestari di perairan Selayar dan kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang.

Kepada Tribun Jakarta, Ajie membagikan pengalamannya menemui beberapa hal menarik selama bantu melakukan evakuasi bawah air.

Misalnya saat peristiwa tenggelamnya KM Lestari Maju pada Juli 2018 lalu.

Secara spesifik, tugas yang mesti diemban Ajie kala itu ialah mengevakuasi uang negara sejumlah Rp 30 miliar.

Saat itu, Ajie turun ke bawah air dan mendapati uang miliaran rupiah tersebut di dalam air perairan Selayar, Sulawesi Selatan.

"Sebelum kejadian Lion Air, ada kejadian yang feri tenggelam, saya ada di lokasi nemuin duit, ada uang tunai. Jadi saya nge-rescue manusia dengan uang," kata Ajie saat berbincang di posko utama evakuasi Sriwijaya Air SJ-182, Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1/2021).

Tak hanya penemuan uang, Ajie juga melakukan evakuasi jenazah saat kejadian tersebut.

Di dalam air, Ajie melihat beberapa jenazah dan memutuskan mengangkatnya ke atas kapal SAR.

Sempat memikirkan bagaimana cara mengangkut korban, Ajie akhirnya mengikatkan diri ke jenazah sambil berenang ke atas permukaan air.

"Namanya rescue itu waktu kapal tenggelam, jadi mengambil jenazah-jenazah yang baru meninggal, bisa narik sampai beberapa orang," kata Ajie.

"Kalau di kedalaman 15-20 meter, saling mengikatkan untuk diangkat ke atas. Itu terakhir di Selayar itu," sambung dia.

Adapun sebagai bagian dari POSSI, Ajie dipercaya menjadi ketua Bidang Usaha Wisata Bahari.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved