Breaking News:

Berita Kriminal Palembang

Menyelinap Saat Pemilik Rumah Tidur Pulas, Pencuri di Palembang Gondol Yamaha Nmax Beserta Suratnya

Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang mengungkap aksi di Jalan Pangeran Ratu Sianum, Kecamatan Ilir Timur II

Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI
Darmawan pelaku bobol rumah saat diamankan di Polrestabes Palembang, Senin (11/1/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Beralasan untuk kebutuhan sehari-hari, Darmawan (40) warga Lorong Terusan Laut,  Kecamatan Kalidoni Palembang nekat membobol rumah di Jalan Pangeran Ratu Sianum, Kecamatan Ilir Timur II Palembang pada 28 Desember 2020 lalu.

Mendatkan laporan korban, Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang bergerak cepat hingga berhasil mengamankan pelaku di kediamannya. 

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan, sebelumnya pelaku sudah mengintai kegiatan di sekitar rumah korban Yanis Fajar Yanto yang menjadi target pembobolan.

"Setelah pelaku kita amankan dan dari keterangan pelaku ia membobol rumah korban pada saat korban tertidur pulas, dan ia bersama satu temannya (DPO) membobol rumah korban melalui pintu jendela dengan cara dicongkel, pukul 03.00 WIB," ujarnya, Senin (11/1/2021).

Lanjut Kombes Pol Irvan menuturkan, dari hasil pembobolan tersebut pelaku mengambil barang berharga di rumah korban seperti sepeda motor Yamaha N Max dengan nopol 6587 ABH beserta surat kendaraan, satu unit televisi, dua unit ponsel dan dua buah dompet milik korban dan langsung kabur.

"Dari laporan korban anggota kita bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tapi saat akan ditangkap pelaku mencoba kabur sehingga diberikan tindakan tegas," jelasnya. 

Kemudian barang bukti yang diamankan yaitu motor Yamaha N Max dan televisi milik korban. 

"Akibat ulahnya pelaku kita ancam dengan hukuman penjara selama tujuh tahun penjara," tutupnya. 

Sementara itu, pelaku Darmawan mengakui perbuatannya telah melakukan pembobolan rumah di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil menggasak barang berharga milik korban.

"Dalam melakukan aksi tersebut, kami lakukan secara diam-diam hingga tidak ada yang curiga," katanya. 

Setelah itu barang korban ia jual bersama temannya. 

"Kami jual beberapa barang berharga korban tinggal motor dan televisi saja yang belum saya jual. Uangnya kami gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, dan saya menyesali perbuatan saya," tutupnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved