Breaking News:

Berita Bisnis Palembang

Harga Swab Lebih Mahal Dari Tiket, Maskapai Banting Harga, Rute Palembang-Jakarta Rp 200 Ribu

Harga swab PCR yang jauh lebih mahal dari harga tiket memuat sejumlah penumpang yang berencana terbang akhirnya membatalkan penerbangan.

TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Suasana kedatangan di Bandara Internasional SMB II Palembang, Senin (14/9/2020). Harga swab yang lebih mahal dari tiket, menyebabkan sejumlah maskapai pasang beragam strategi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sriwijaya Air membatalkan rencana membuka rute Palembang-Solo yang dijadwalkan bakal mulai terbang besok, Sabtu (9/1/2021).

Kepala Cabang Sriwijaya Air Palembang, Yudo mengatakan, rute ini awalnya akan dibuka Selasa (5/1/2021) lalu, namun karena penumpang masih sepi sehingga diundur dan akan dibuka Sabtu ini, tapi akhirnya penerbangan dibatalkan.

"Hari ini juga sudah buatkan internal memo cancel flight Palembang-Solo-Pontianak karena memang tidak memungkinkan kondisinya," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (8/1/2021).

Yudo mengatakan dampak pandemi ini luar biasa mengguncang dunia penerbangan apalagi adanya Covid-19 tahun kedua ini membuat kebijakan masing-masing daerah memberlakukan wajib swab bukan lagi rapid antigen semakin memperburuk bisnis penerbangan.

Harga swab PCR yang jauh lebih mahal dari harga tiket memuat sejumlah penumpang yang berencana terbang akhirnya membatalkan penerbangan.

Sementara itu Area Manager Lion Air Palembang Haris Pramono mengatakan, dampak PSBB Jawa dan Bali tidak begitu terasa karena hingga kini kebijakan yang diterapkan oleh masing-masing daerah masih sama yakni rapid tes antibodi.

Haris mengatakan masyarakat sudah terbiasa dengan kebijakan rapid anti bodi yang diterpakan sejak libur panjang natal dan tahun baru lalu sehingga kebijakan PSBB dinilai tidak akan terlalu berpengaruh.

Maskapai Lion air dan Batik Air memiliki total delapan kali frekuensi terbang setiap hari dengan rute Palembang-Jakarta dan Pakembang-Yogyakarta.

"Saat ini memang low season, semua maskapai juga tengah sepi penumpang karena siklusnya memang seperti itu setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru yakni low season," ujarnya.

Haris berharap kebijakan PSBB ini tetap akan sama tidak akan mengeluarkan kebijakan baru oleh masing-maisng daerah yakni wajib swab dan PCR, sebab jika diberlakukan kebijakannya ini akan membuat bisnis penerbangan sepi.

Kebijakan wajib rapid Antigen yang diberlakukan saja ini saja membuat penerbangan masih sepi apalagi jika wajib PCR dan swab.

Menyiasati sepinya penumpang saat ini, membuat maskapai banting harga menjual tiket dengan harga murah.

Lion air dengan rute Palembang-Jakarta dibanderol Rp 200 ribuan untuk sekali terbang atau sama dengan tiket rute Palembang-Pangkal Pinang. Sementara itu maskapai Batik Air dengan rute yang sama yakni Palembang-Jakarta dibandrol dengan harga Rp 300 ribuan.

Ikuti Kami di Google

Penulis: Hartati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved