Pemilik Rumah dan Satpam Tersangka Atas Tewasnya Terduga Pencuri di Simalungun, Ini Kata Polisi

Polisi menetapkan enam orang menjadi tersangka atas kasus penganiayaan berujung kematian terhadap terduga pencuri

Editor: Wawan Perdana
Kompas.com/ Teguh Pribadi
Rekonstruksi penganiayaan hingga terjadinya kematian seorang pria terduga pencuri di halaman Kantor Satreskrim Polres Simalungun, Senin (4/1/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, SIMALUNGUN-Polisi menetapkan enam orang menjadi tersangka atas kasus penganiayaan berujung kematian terhadap terduga pencuri bernama, Youvanry Aldryansyah Purba (21) tahun.

Youvanry ditangkap kemudian dianiaya oleh tiga pemilik rumah dan tiga orang sekuriti perumahan, Minggu (27/12/2020).

Sebelum ditangkap, Yovanry saat itu diduga hendak mencuri di Komplek perumahan PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (PT BSRE) Merangir, Nagori Dolok Melangir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).

Kejadian bermula saat keluarga HS baru saja tiba di rumah dari Kota Medan, Minggu pukul 01.30 WIB.

Saat tiba di rumah, HS dan anaknya memergoki Youvanry diduga melakukan pencurian.

HS dan kedua anaknya sempat berkelahi dengan Youvanry.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di Kertapati, Suami-Istri Tewas, Diduga Korsleting Listrik

Youvanry akhirnya kalah, lalu diikat dengan tali hingga dipukul dengan talenan.

Dia pun diinjak dan dipukuli kedua anak HS dengan tangan kosong.

Sementara ketiga satpam turut membantu dengan menekan pinggang dan mengunci tangan korban ke belakang punggung.

Youvanry sempat meronta dan berusaha menghindar. Saat kondisi Youvanry sudah tak berdaya, pemilik rumah masih saja melakukan penganiayaan.

Pemilik rumah kemudian meminta satpam memborgolnya. Youvanry diduga meninggal di lokasi.

Sebab, ketika salah satu satpam mengecek nadi pada leher korban, ternyata sudah tidak berdenyut.

Penganiayaan itu dilakukan oleh enam orang tersangka.
Tiga orang tersangka adalah pemilik rumah, yakni HS (41) dan dua anaknya, IM (15) dan MAR (16).

Tiga orang tersangka lain adalah petugas keamanan berinisial HSD (37), HS (36), dan YAP (21).

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved