Breaking News:

Akui Raihan Pilkada 2020 Kurang Memuaskan, Demokrat Sumsel Berhasil Sukseskan 2 Kadernya

Ketua Bappilu DPD Partai Demokrat Sumsel, Muchendi Mahzareki akan melakukan evaluasi terhadap raihan di Pilkada serentak 2020

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Ketua Bappilu DPD Partai Demokrat Sumsel, Muchendi Mahzareki 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Ketua Bappilu DPD Partai Demokrat Sumsel, Muchendi Mahzareki memastikan untuk  pilkada Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 

dimana Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati (wabup) Pali, Devi Harianto-Darmadi Suhaimi dimana Demokrat mengusung calon ini , mengajukan gugatan Ke Mahkamah Konstitusi (MK) pasca kekalahan di Pilkada Pali 9 Desember lalu.

“ Saat ini proses yang sudah ada  dan sudah di daftarkan  ke Mahkamah Konstitusi, kalaupun bukti –bukti ada di daerah di DPC dan  tim sukses yang menyiapkan,” katanya, Selasa (5/1/2021).

Sedangkan pilkada lain di Sumsel di mana Demokrat ikut mendukung paslon , apakah mengajukan gugatan ke MK , Muchendi mengaku tidak mendapatkan informasi.

“Karena yang kita pantau Pali, karena itu kader,” ucapnya.

Dia mengaku target di 2020  yang diharapkan tentunya sama-sama akan di evaluasi kedepan apalagi saat ini bukan cuma partai Demokrat tapi partai-partai lain  diyakini akan melakukan evaluasi terhadap pilkada

apakah itu tercapai atau tidaknya target di  2020 kemarin dalam pelaksanana pilkada  tapi yang pasti prosesnya ada didaerah yang melaksanakan.

“ Tentunya kita dalam proses penjaringan itu sudah sedetil mungkin  dalam menganalisas termasuk siapa survey yang paling tinggi yang ada didaerah,

walaupun pada akhirnya di daerah itu  survey yang paling tinggi kalah, incumbet banyak kalah , artinya ada penilaian masyarakat yang berbeda di dalam itu yang tidak bisa kita prediksi  tapi secara analisa kita sudah seketat mungkin mendukung  calon di 2020 kemarin,” bebernya.

Paling tidak menurut Wakil Ketua DPRD Sumsel, ada dua kader demokrat yang terpilih  menjadi kepala daerah  yaitu di Ogan Ilir dan OKU Timur semuanya wakil Bupati .

“ Kita saat ini belum mengevaluasi secara langsung, kita saat ini masih menunggu hasil putusan KPU secara resmi  karena KPU baru selesai menghitung  saat ini juga masih ada yang berproses di MK , mudah-mudahan ketika ada penetapan KPU , siapa yang menang dan kalah akan dievaluasi secara keseluruhan,” ucapnya.

Untuk kader yang terpilih menjadi kepala daerah di Sumsel, sesuai dengan pesan Ketua Umum Partai Demokrat AHY, apa yang menjadi program dan apa  yang menjadi visi dan misi  calon saat ini bisa dijalankan sesuai  apa yang dijanjikan kepada masyarakat.

“ Harapannya bahwa program-program itu memang berpihak kepada kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved