Breaking News:

Update Harga Karet Hari Ini

Harga Karet Hari Ini 29 Desember 2020, Turun Rp 333 per kg, Pabrik Tutup 1-3 Januari 2021

Libur Natal dan Tahun baru mempengaruhi harga karet, sehingga harga karet hari ini turun kembali turun. Hari ini turun Rp 333 per kg

tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Indeks Harga Karet 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen kembali mengalami penurunan, dari hari Senin 28 Desember 2020.

"Harga karet hari ini turun Rp 333 per kg, dibandingkan indikasi karet hari Senin 28 Desember 2020 untuk KKK 100 persen," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Fakhrurrozi Rais melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Rudi Arpian MSi, Selasa (28/12/2020).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 28 Desember 2020 Rp 17.797 per kg.

Sedangkan harga karet hari untuk KKK 100 persen Rp 17.464 per kilogram (kg), artinya ada penurunan Rp 333 per kg.

Lalu untuk KKK 70 persen diharga Rp 12.225 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 10.478 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 8.732 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 6.986 per kg.

"Libur Natal dan Tahun baru mempengaruhi harga karet, sehingga harga karet hari ini turun kembali turun. Hari ini turun Rp 333 per kg," katanya.

Sebagai informasi, bahwa Pabrik Crumb Rubber dan Pabrik Kelapa Sawit, sebagian masih buka pada tanggal 31 Desember 2020 namun setengah hari. Lalu pada tanggal 1, 2 dan 3 Januari 2021 tutup, buka kembali tanggal 4 Januari 2021.

Rudy menambahkan, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi fluktuasi harga karet di Sumsel antara lain pertumbuhan ekonomi dunia, kondisi pasar otomotif, harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah.

"Faktor lain yang juga dapat mempengaruhi fluktuasi harga karet adalah faktor iklim dan gangguan kondisi alam lainnya turut berpengaruh terhadap suplay karet alam di pasar global," katanya.

Menurutnya, yang paling berbahaya dari semua faktor tersebut adalah permainan spekulan pasar karet alam di bursa Singapore dan bursa Shanghai.

"Sehubungan dengan libur natal dan tahun baru, saat aktivitas penyadapan berkurang atau bahkan terhenti sementara sebaiknya petani mulai melakukan pembersihan kebun, pembuatan lobang biopori sebagai istana cacing yang bermanfaat untuk kesuburan tanah," pesannya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat saat libur natal dan tahun baru menghindari berpergian keluar daerah. Tetap jaga kesehatan dan terapakan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak).

Ikuti Kami di Google

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved