Duh, Lional Messi Dicap Pengkhianat
Dituding pengkhianat karena Messi tak mencatumkan nama Marc-Andre ter Stegen dalam daftar tiga pemain pilihannya
STRIKER andalan Barcelona, Lionel Messi disebut sebagai penghianat. Lho kok bisa!? Ya, ada satu keputusannya dalam pemilihan The Best FIFA Football Awards 2020 menyebabkan penyerang subur itu membuat gaduh di markas El Barca.
Seperti diketahui, statusnya sebagai kapten timnas Argentina membuat Leo punya hak untuk memilih di The Best FIFA Football Awards tahun ini.
Putusan yang menjadi sorotan adalah untuk kategori kiper terbaik. Messi tak mencatumkan nama Marc-Andre ter Stegen dalam daftar tiga pemain pilihannya. Padahal mereka berdua sudah main bareng di Barcelona selama enam tahun atau sejak 2014.
Yang membuat sakit kubu pembenci Messi adalah, dia justru memilih Keylor Navas, Manuel Neuer, dan Jan Oblak secara berurutan dari posisi pertama sampai ketiga.
Menurut laporan Diario Gol yang dikutip BolaSport.com, putusan itulah yang membuat ruang ganti Barca terbelah menjadi dua kubu.
Ada yang kontra terhadap voting pemain kelahiran di Rosario, 24 Juni 1987, tetapi ada pula yang pro. Kubu pertama menganggap Messi sebagai pengkhianat lantaran tak memberikan suara buat Ter Stegen. Kubu kedua menerima keputusan sang superstar, termasuk Jordi Alba dan Sergio Busquets.
Bukan kali ini saja Messi membuat gaduh di Barcelona. Superstar lapangan hijau asal tim Tango itu sempat meninggalkan klub awal musim lalu dengan memutus kontrak sepihak. Namun, karena berbagai pertimbangan, dengan berat hati akhirnya dia kembali ke klub, dan musim ini merupakan tahun terakhirnya di Barca jika tak memperpanjang kontrak.
Kepada pembawa acara Jordi Evole di kanal televisi Lasexta, Messi mengungkapkan perasaannya dan bagaimana kejadian-kejadian buruk pada Agustus membuatnya tidak nyaman.
Rentetan masalah beruntun yang diahadapi, mulai gagal meraih juara La Liga, dibantai Bayern Munchen hingga Burofax yang membuat geger jagat pesepakbola tentang keinginannya hengkang dari klun membuatnya sempat tidak kerasan main untuk Barca di musim baru.
"Sebenarnya saya hari ini baik-baik saja. Benar saya punya pengalaman buruk saat musim panas lalu. Perasaan (tidak nyaman) itu ada sebelumnya," ujar pemain bertinggi 169 cm itu.
"Apa yang terjadi sebelum musim panas, bagaimana musim berakhir, burofax dan semuanya.. kemudian hal itu sedikit terbawa di awal musim," ungkap La Pulga. Kemudian dia menegaskan bahwa saat ini telah berbeda dengan sebelumnya.
Ya semoga saja di tahun terakhirnya bersama klub asal Catalunya itu, Messi bisa memberikan tropi juara.