Breaking News:

Hari Ibu 22 Desember

22 Desember adalah Hari Ibu, Makna Hari Ibu Bagi Feby Herman Deru

Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember. Hari itu merupakan perayaan ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia.

SRIPOKU/JATI
Febrita Lustia Herman Deru berfoto bersama penerima penghargaan Kartini Milenial Award 2020 di Graha Tribun, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember.

Banyak cara dilakukan untuk memaknai hari yang juga merupakan perayaan ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, yang digelar dari 22 hingga 25 Desember 1928.

Bagi Febrita Lustia Herman Deru, hari ibu adalah momen bagi perempuan untuk melakukan refleksi atas apa yang sudah dilakukan bagi dirinya sendiri, keluarga dan orang di sekitarnya.

Bagi Feby, sapaan akrabnya, perempuan  tangguh harus melalui perjuangan yang berat dan bisa membawa perubahan dalam keluarga. 

"Jadi kita sebagai perempuan, harus jadi ibu, harus bisa mengindikasikan diri. Anak diarahkan, suami juga seperti. Perempuan harus tahu bagaimana bisa berharga di keluarga," ujarnya pada Live Talk "Semua Ibu Hebat" dan Ceremonial Kartini Milenial Award di Graha Tribun, Senin (21/12/2020).

Menurut Feby, perempuan masa kini harus menghargai diri sendiri dan jangan takut mencoba hal-hal baru untuk bisa meningkatkan kualitas diri. 

"Kalau tidak mencoba sekarang kapan mau memulai?," ujarnya. 

Tak hanya itu, bagi dia, perempuan terutama ibu juga mesti berdaya dan mandiri dengan memiliki usaha sendiri sesuai dengan kemampuan. Dia meyakini dengan mandiri secara ekonomi perempuan bisa berbangga dengan kapabilitas yang dimilikinya. 

"Saya protect sekali dengan anak. Jadi perempuan jangan tergantung dengan orang lain termasuk kepada suami sendiri. Apalagi, anak saya semuanya perempuan. Saya tekankan, perempuan harus mandiri," jelas dia. 

Pada kesempatan tersebut, Feby juga menyerahkan penghargaan kepada  masing-masing pemenang program penghargaan Kartini Milenial Award 2020.

Adapun rincian penerima penghargaan tersebut yakni Natalia untuk kategori ekonomi, Rifka Amalia untuk kategori sosial, Della Dwi Oktarina untuk kategori lingkungan,

Trizna Faradika untuk kategori kesehatan, Dini Margaretha untuk kategori UMKM, Aulia Dwi Nur Fatona untuk kategori pariwisata dan Dwi Lidya Sari untuk kategori olahraga serta Maria Santi untuk kategori pendidikan.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved