Breaking News:

OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan Membangun Ekonomi Sumsel Melalui Forum TPAKD

Pemprov Sumsel bersama OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan melalui forum Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) membantu masyarakat

OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan Membangun Ekonomi Sumsel Melalui Forum TPAKD - masa-arit-panen-tradisional.jpg
OJK
Masa Arit (panen tradisional) pada sawah milik kelompok tani (poktan) dalam program KUR Klaster Pertanian Padi
OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan Membangun Ekonomi Sumsel Melalui Forum TPAKD - kick-off-meeting-pembentukan-tpakd.jpg
OJK
Kick Off Meeting Pembentukan TPAKD Kabupaten Banyuasin, 30 November 2020
OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan Membangun Ekonomi Sumsel Melalui Forum TPAKD - soft-launching-bwm-nurul-huda.jpg
OJK
Soft Launching BWM Nurul Huda, Kab. Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan

Dengan program ini diharapkan dapat tercipta suatu ekosistem ekonomi di Desa dan menjadi pondasi ekonomi pertanian di Desa, tentunya dengan keterlibatan aktif dari Pemerintah Daerah, Perangkat Desa, BumDes, Perbankan, dan kelompok tani, serta offtaker.

Selanjutnya, dalam rangka membantu masyarakat dalam mendapatkan akses dan layanan keuangan yang layak, wajar, dan meringankan, serta terhindar dari jeratan rentenir, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menggalakkan peran strategis dari Pondok Pesantren melalui Program Bank Wakaf Mikro.

Sejatinya program Bank Wakaf Mikro ini merupakan program nasional, melibatkan Perbankan dan pelaku usaha nasional.

Namun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengambil langkah inisiatif strategis, dimana pelaksanaannya mengoptimalkan Perbankan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah dan pelaku usaha yang beroperasional di Sumatera Selatan.

Dalam pelaksanaannya, program Bank Wakaf Mikro ini memiliki ciri khas tersendiri dan berbeda dengan program kredit/pembiayaan pada umumnya, dimana operasionalnya dilakukan oleh koperasi yang dimiliki Pondok Pesantren, sasaran pembiayaan kepada masyarakat miskin produktif di sekitar Pondok Pesantren.

Dengan mekanisme pembiayaan Syariah, tidak menerima layanan simpanan karena hanya menyalurkan pembiayaan, dan disertai dengan kegiatan pertemuan berkala dalam meningkatkan pengetahuan nasabah dari sisi agama dan ekonomi Syariah.

Pada tahun 2020 ini, di Sumsel telah didirikan 2 (dua) Bank Wakaf Mikro (BWM), yakni BWM Aulia Cendekia Palembang dan BWM Nurul Huda OKU Timur.

Dalam beberapa kesempatan koordinasi, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, juga menyatakan bahwa program percepatan penyaluran KUR, pilot project KUR Kluster Pertanian dengan memaksimalkan peran BUMDes.

Serta adanya optimalisasi peran strategis Pondok Pesantren melalui Bank Wakaf Mikro, merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama OJK dan institusi lain untuk tidak hanya memulihkan namun meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di Sumatera Selatan.

Menjelang akhir Tahun 2020, TPAKD Prov. Sumsel kembali mengambil langkah strategis percepatan akses keuangan daerah, yang implementasinya akan segera direalisasikan untuk seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, yakni dengan membentuk forum koordinasi TPAKD di tingkat Kabupaten/Kota.

Sebagai langkah awal, saat ini sudah dilakukan pembentukan dan kick off meeting TPAKD Kabupaten Banyuasin pada tanggal 30 November 2020 yang lalu, sebagai wujud keseriusan OJK mendukung percepatan akses keuangan dan pemulihan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved