Breaking News:

dr. Khairunnisyah Ajak Peserta Memanfaatkan Fitur Konsultasi Dokter Pada Aplikasi Mobile JKN

"Fitur konsultasi dokter ini bagus sekali ya, karena bisa meminimalisir kontak langsung," kata dr. Khairunnisyah Tri Gustini (29)

BPJS Kesehatan
dr. Khairunnisyah Tri Gustini (29) salah satu Dokter Prakter Perorangan di Kabupaten Ogan Komering Ulu 

OGAN KOMERING ULLU, JAMKESNEWS – Kondisi pandemi Covid-19 mengharuskan kita selalu menjaga kesehatan agar Covid-19 tidak semakin meluas. BPJS Kesehatan telah mengeluarkan fitur terbaru pada aplikasi Mobile JKN yaitu fitur konsultasi dokter.

dr. Khairunnisyah Tri Gustini (29) salah satu Dokter Prakter Perorangan di Kabupaten Ogan Komering Ulu mengaku sangat terbantu dengan adanya fitur ini.

“Kini sudah ada fitur konsultasi dokter di aplikasi Mobile JKN. Peserta JKN-KIS tidak perlu mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk berobat,

konsultasi dokter bisa dilakukan di rumah saja. Saya mengapresiasi BPJS Kesehatan yang maju lagi selangkah dalam memberikan pelayanan yang baik bagi pesertanya," ungkapnya.

“Aplikasi Mobile JKN kian berkembang untuk memudahkan peserta JKN-KIS dalam memperoleh informasi. Fitur konsultasi dokter ini bagus sekali ya, karena bisa meminimalisir kontak langsung.

Dan kami sudah memberikan layanan konsultasi lewat fitur konsultasi dokter. Layaknya konsultasi tatap muka, pasien bisa menyampaikan keluhan yang dideritanya kepada kami,” terangnya kepada tim Jamkesnews (15//12).

dr. Khairunnisyah mengatakan, kendala hanya masalah jaringan atau pasien yang sudah berusia lanjut, karena mereka biasanya akan sedikit kesulitan. Untuk itu dr. Khairunnisya biasanya minta pihak keluarga untuk kontak via grup WhatsApp atau telpon langsung.

Jika keluhan dirasa perlu pemeriksaan lebih lanjut, waktu kunjungan ke klinik juga bisa dipastikan.

Di masa tanggap Covid-19 ini, dr. Khairunnisyah juga memastikan tenaga medis yang ada di kliniknya menjalankan prosedur pelayanan sesuai yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Seperti menyediakan sarana cuci tangan, menggunakan alat pelindung diri, juga melakukan skrining baik untuk melihat potensi penyakit yang mungkin diderita pasien atau deteksi dini Covid-19.

Kita juga sebisa mungkin mengurangi aktivitas kontak langsung. Komunikasi dan edukasi ke pasien kita sampaikan lewat grup WhatsApp,” ungkapnya.

Tak lupa dr. Khairunnisyah menghimbau dan mengajak kita semua untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Jaga kebersihan, jaga kesehatan dan imunitas, hindari kerumanan jika harus keluar, dan jaga jarak dengan orang lain,” pesan dr. Khairunnisyah. (RW/df)

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved