Pilkada Serentak 2020

Fakta Pilkada Serentak 2020, Terbesar Kedua Setelah Pilpres AS, Partisipasi 75,83 persen

Pilkada serentak 2020 sejauh ini berjalan lancar dan aman meski di masa pandemi Covid-19. Menjadi terbesar kedua setelah Pilres AS

Editor: Wawan Perdana
(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)
Warga menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 39 Banjarsari, dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Solo, Rabu (9/12/2020). Pilkada serentak tahun 2020 dilaksanakan di 270 daerah di Indonesia. 

TRIBUNSUMSEL.COM, YOGYAKARTA-Pilkada serentak tahun 2020 dilaksanakan di 270 daerah di Indonesia.

Rinciannya 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Pilkada serentak 2020 sejauh ini berjalan lancar dan aman meski di masa pandemi Covid-19.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung aman.

Bahkan mendagri berencana menjadikan pelaksanaan pemungutan suara dalam Pilkada Serentak 2020 sebagai model pemilihan di masa yang akan datang.

Menurut Mendagri Tito, pelaksanaan pemungutan suara dalam Pilkada Serentak 2020 bisa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik.

Hal ini berpengaruh terhadap keseluruhan pelaksanaan pemngutan suara, termasuk kondisi rekan-rekan di tempat pemungutan suara (TPS).

Baca juga: Fenomena Pilkada Kota Metro Lampung, Calon Perseorangan Mengungguli 3 Paslon Diusung Parpol

“Ketegasan aparat, pengaturan jam, semua berpengaruh, mencegah kerumunan, mempermudah rekan-rekan di TPS, tidak ramai, kondisi yang konstan jadi lebih rileks. Mudah-mudahan ini bisa jadi model pilkada di masa mendatang,” ujarnya seusai Refleksi dan Proyeksi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Yogyakarta, Senin (14/12/2020).

Mendagri Tito menuturkan Pilkada Serentak 2020 bisa menjadi bahan diskusi dengan negara lain sekaligus menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia menyelenggarakan peristiwa kolosal di tengah pandemi Covid-19.

Keberlangsungan Pilkada Serentak 2020 tidak lepas dari koordinasi dan sinergi yang baik antara pusat dan daerah.

Tidak hanya itu, Pilkada Serentak 2020 ini merupakan pilkada terbesar nomor dua di dunia setelah Amerika Serikat.

Sebagai perbandingan, pada 2020 terdapat 90-an negara yang melaksanakan pemilu lokal maupun nasional.

Mendagri Tito juga berterima kasih kepada rekan-rekan di partai politik yang mendukung jalannya Pilkada Serentak 2020 sehingga kepatuhan bisa terwujud dengantingkat partisipasi yang tinggi.

Pada Pilkada Serentak 2020, tingkat partisipasi mencapai 75,83 persen.

Artikel ini telah tayang di kompas.tv

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved