Breaking News:

Rayakan HUT ke 12 Tahun, BPR Puskopat Palembang Beri Apresiasi ke Nasabah Pilihan

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Puskopat Kota Palembang merayakan HUT BPR Palembang ke 12 tahun.

SRI HIDAYATUN
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Puskopat Kota Palembang merayakan HUT BPR Palembang ke 12 tahun. Acara ini berlangsung dengan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M yang ketat. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Puskopat Kota Palembang merayakan HUT BPR Palembang ke 12 tahun. Acara ini berlangsung dengan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M yang ketat.

Direktur Utama PT BPR Puskopat Palembang, Romie Marantika ST., MM., CRBD., CRBC mengatakan dalam acara tersebut,  mengundang  nasabah pilihan, dan para pemegang saham yang ada di Palembang.

"Karena situasi dan kondisi saat ini, Kita rayakan pesta sederhana saja sebagai wujud rasa syukur, dengan memotong tumpeng dan juga memberikan bingkisan kepada nasabah pilihan kita, sebagai wujud terima kasih atas kerjasama yg baik dgn para nasabah kita" jelas dia, Jumat (11/12/2020).

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Puskopat Kota Palembang merayakan HUT BPR Palembang ke 12 tahun. Acara ini berlangsung dengan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M yang ketat.
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Puskopat Kota Palembang merayakan HUT BPR Palembang ke 12 tahun. Acara ini berlangsung dengan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M yang ketat. (IST)

Ia juga mengatakan di masa pandemi ini BPR Puskopat tetap fokus memberikan bantuan pembiayaan pada para pelaku UMKM.

"Kita tetap fokus kepada pembiyaan UMKM walaupun ditengah pandemi ini. Namun memang dalam pembiyaan ini kita lebih selektif," ujar dia.

Lanjut dia, pengajuan pembiayaan di masa pandemi pandemi ini meningkat di BPR Puskopat Palembang. Namun, pihaknya pun tidak bisa menerima semua ajuan tersebut.

"Biasanya setiap pengajuan dana pembiayaan ke kita dapat kita berikan, namun saat ini di masa pandemi kita memang selektif lagi. Kita fokuskan pembiayaan pada sektor UMKM yang jenis usahanya dinilai produktif," ungkap Romie.

Seperti pembiayaan perdagangan, makanan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga lainnya, dan yg termasuk ke dalam sektor produktif lainnya, yang berkembang baik, ditengah pandemi saat ini.

"Kita selektif seperti ini karena kita tidak ingin niat  baik kita memberikan pinjaman malah nanti akan membebani nasabah," jelas dia.

Syarat lainnya untuk pembiayaan kepada UMKM sama seperti persyaratan  bank pada umumnya,  yakni usahanya harus sudah berjalan minimal dua tahun.

Halaman
12
Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved