Breaking News:

Poltekpar Palembang Partisipasi di Siguntang Fest 2020, Cooking Demo dan Lomba Barista

Kegiatan ini juga menjadi bukti dari Politeknik Pariwisata Palembang bahwa mahasiswa yang ikut dalam event ini adalah mahasiswa yang berkompeten.

Editor: Vanda Rosetiati
HUMAS POLTEKPAR PALEMBANG
Poltekpar Palembang Partisipasi di Siguntang Fest 2020. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gelaran Festival Siguntang 2020, diharapkan bisa memantik imajinasi anak-anak. Hal tersebut diungkapkan gubernur sumsel, herman deru, saat membuka Road to Siguntang Fest 2020, Minggu (6/12/2020).

"Kegiatan seperti ini bisa memantik imajinasi anak-anak. filosofi olahraga itu bergerak agar anak-anak tumbuh normal. Berbagai permainan tradisional ada di sini seperti cak ingkling, karet yeye, tangkupan dan lain-lain," ungkapnya.

Menurut HD, Siguntang Fest ini diadakan di alam terbuka, anak-anak bisa bermain mainan tradisional dan lain-lain. Bahkan, HD merasa bangga dengan para pencinta seni dan budaya. apalagi saat datang ke siguntang ia disambut anak-anak dengan permainan tradisional. bahkan ia bermain secara langsung permainan cak ingkling.

"Kita jaga kelestariannya, keasriannya dan tetap dijaga kesakralannya. ini merupakan yang pertama dan mudah-mudahan akan terus diadakan. jangan jadikan alasan covid-19 untuk tidak berbuat," tegas HD.

Tak hanya terdapat kegiatan permainan tradisional, dalam Siguntang Fest 2020 ini juga diikuti oleh Poltekpar Palembang. Politeknik Pariwisata pertama di Kota Palembang ini membuka stan dengan minibus dan ikut partisipasi dengan mengirimkan mahasiswanya dalam event Festival Siguntang 2020.

Bertempat di kawasan wisata Taman Bukit Siguntang pada Sabtu-Minggu 5-6 desember 2020, mahasiswa Poltekpar Palembang melakukan kegiatan seperti cooking demo dan lomba barista yang ditampilkan langsung oleh mahasiswa Poltekpar Palembang.

Kegiatan ini juga menjadi bukti dari Politeknik Pariwisata Palembang bahwa mahasiswa yang ikut dalam event ini adalah mahasiswa yang berkompeten di bidangnya masing masing.

Menjadi sebuah kebanggaan bahwa untuk pertama kalinya mahasiswa pariwisata dapat memeriahkan event yang dapat membangun potensi dari peserta anak–anak dan juga mahasiswa yang ikut berpartisipasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal menambahkan, kegiatan ini akan menjadi kor event.

"Sesuai dengan harapan gubernur, supaya kawasan Bukit Siguntang ini tidak terlihat angker maka diadakanlah berbagai acara ini. Namun kita tetap menghargai makam-makam yang ada di sini," kata Aufa.

Ia menjelaskan, bahwa kawasan Bukit Siguntang ini ada tiga zona, pertama kawasan inti, zona penyangga dan zona pengembangan. Nah yang digunakan ini kawasan zona pengembangan jadi tidak merusak zona inti.

"Harapan kita siguntang tidak hanya jadi destinasi wisata sejarah tapi juga wisata alam, dan edukasi sejarah," pungkasnya.

Ikuti Kami di Google

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved