Breaking News:

Dugaan Politik Uang di Ogan Ilir

Lagi, Ada Laporan Dugaan Politik Uang Masuk Ke Bawaslu, Kali ini dari Desa Sungai Rotan Ogan Ilir

Sementara Ketua Bawaslu Ogan Ilir, Dermawan Iskandar membenarkan adanya laporan kedua di malam yang sama, mengenai dugaan politik uang

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Wakil Ketua Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) DPD Sumsel, Yongki Ariansyah menunjukkan barang bukti dugaan politik uang berupa dua lembar uang pecahan 100 ribu dan nama-nama penerima bantuan sosial yang menerima uang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -Sesaat setelah melaporkan dugaan  politik uang yang terjadi di Desa Ulak Kembahang, Kecamatan Lubuk Keliat, Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) DPD Sumsel kembali melaporkan warga yang diduga terlibat politik uang.

"Malam ini kami mendapat informasi keterlibatan oknum pendamping program bantuan sosial di Desa Sungai Rotan, Kecamatan Rantau Panjang. Mereka diduga terlibat politik uang," kata Wakil Ketua LAI DPD Sumsel, Yongki Ariansyah kepada wartawan di Indralaya, Selasa (8/12/2020) malam.

Menurut Yongki, berdasarkan laporan masyarakat, modus dugaan politik uang dengan membagikan uang tunai kepada penerima bantuan sosial tersebut.

"Di sini kedoknya itu,  penerima bantuan sosial sebanyak 11 orang. Mereka mendapat uang masing-masing Rp 100 ribu. Yang sudah dibagi (mendapatkan uang) sebanyak sembilan orang," ungkap Yogi.

"Tinggal dua orang lagi yang belum mendapat uang," ujarnya menambahkan.

Saat mendatangi kantor Bawaslu Ogan Ilir, Yongki membawa barang bukti berupa uang dua lembar pecahan 100 ribu.

Ia juga menunjukkan selembar kertas bertuliskan nama-nama oknum tersebut.

"Kami minta Bawaslu segera menindaklanjuti laporan kami. Karena praktik politik uang ini kami menduga sangat masif, terstruktur dan terorganisir," kata Yongki.

Sementara Ketua Bawaslu Ogan Ilir, Dermawan Iskandar membenarkan adanya laporan kedua di malam yang sama, mengenai dugaan politik uang.

"Laporannya sudah kami terima dan masih dikaji dulu ya," kata Dermawan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved