Breaking News:

Dosen Unsri Pengabdian di Desa Pulau Semambu Indralaya, Edukasi Hipertensi Sebagai Komorbid Covid-19

Sebenarnya ini memang kegiatan rutin karena dosen punya kewajiban untuk melaksanakan pengabdian. Desa Semambu ini merupakan salah satu desa terdekat.

ISTIMEWA
Dosen Universitas Sriwijaya (unsri) melaksanakan kegiatan pengabdian dalam rangka aplikasi ilmu pengetahuan, Sabtu 28 November 2020. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dosen Universitas Sriwijaya (unsri) melaksanakan kegiatan pengabdian dalam rangka aplikasi ilmu pengetahuan, Sabtu 28 November 2020.

Desa Pulau Semambu Indralaya Ogan Ilir dipilih sebagai tempat pengabdian kali ini tentang hipertensi sebagai komorbid utama infeksi Covid-19.

Pengabdian Dosen Unsri di Desa Pulau Semambu Indralaya Ogan Ilir mengambil tema tentang hipertensi sebagai komorbid utama infeksi Covid-19.
Pengabdian Dosen Unsri di Desa Pulau Semambu Indralaya Ogan Ilir mengambil tema tentang hipertensi sebagai komorbid utama infeksi Covid-19. (ISTIMEWA)

Ketua Tim Dosen Apt Annisa Amriani S, MFarm mengatakan tujuan dari program ini utamanya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekitar kampus Unsri.

"Sebenarnya ini memang kegiatan rutin karena dosen punya kewajiban untuk melaksanakan pengabdian. Desa Semambu ini merupakan salah satu desa terdekat dengan Unsri dan menjadi desa binaan," kata Annisa.

Dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) saat melaksanakan kegiatan pengabdian dalam rangka aplikasi ilmu pengetahuan, Sabtu 28 November 2020.
Dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) saat melaksanakan kegiatan pengabdian dalam rangka aplikasi ilmu pengetahuan, Sabtu 28 November 2020. (ISTIMEWA)

Program ini disambut baik masyarakat. Selama ini Desa Pulau Semambu sudah sering dikunjungi oleh tim pengabdian dari Fakultas yang bernaung di bawah UNSRI seperti Fakultas Pertanian, Fakultas Kesehatan Masyarakat dan lain sebagainya tetapi tentunya mereka tidak melakukan penyuluhan tentang peningkatan pengetahuan masyarakat desa Pulau Semambu Inderalaya tentang penyakit hipertensi sebagai Komorbid COVID-19 pada masa pandemi dan situasi normal baru.

Pada saat pelaksanaan kegiatan ini dunia sedang berada dalam situasi pandemi dan peningkatan pengetahuan masyarakat akan aktivitas normal baru perlu ditingkatkan.

Dari hasil diskusi yang dilihat pada kuisioner masyarakat sudah mulai memahami bahwa penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit berbahaya yang bisa mengancam jiwa. Akan tetapi bagaimana kaitan hipertensi dengan bahaya COVID-19 belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat.

Masyarakat Desa Pulau Semambu Indralaya Ogan Ilir mendengarkan materi Dosen Unsri, Sabtu (28/11/2020).
Masyarakat Desa Pulau Semambu Indralaya Ogan Ilir mendengarkan materi Dosen Unsri, Sabtu (28/11/2020). (ISTIMEWA)

Melalui kegiatan penyuluhan ini dibuktikan dengan kuisioner dapat dilihat bahwa saat ini masyarakat desa Pulau Semambu telah memahami bahwa hipertensi bisa menjadi komorbid COVID-19 yang meningkatkan resiko kesakitan dan kematian.

Sehingga untuk kedepannya masyarakat akan lebih aktif dalam mengenali hipertensi dan bagaimana cara menangani apabila sudah menjadi penderita hipertensi itu sendiri.

"Masyarakat Desa Pulau Semambu, Indralaya, Ogan Ilir sudah memanfaatkan tumbuh-tumbuhan sebagai antihipertensi alami," katanya.

Halaman
123
Penulis: Prawira Maulana
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved