Viral Chat Mengatasnamakan Kasir Indomaret Minta Kode SMS, Awas Jangan Kirim Kode Tulisan Thailand

Dalam modusnya kali ini, penipu akan berpura-pura sebagai kasir indomaret dan mengaku salah input nomor sms untuk voucher game sehingga meminta kode v

Tayang:
Editor: M. Syah Beni
Tribunsumsel.com
Viral Chat Kasir Indomaret Minta Kode SMS, PENIPUAN Berkedok Salah Kirim Voucher Games untuk Meretas 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Viral Chat Kasir Indomaret Minta Kode SMS, PENIPUAN Berkedok Salah Kirim Voucher Games untuk Meretas.

Viral Chat Kasir Indomaret Minta Kode SMS.

Chat Kasir Indomaret yang meminta kode sms ini dianggap salah satu jenis modus minta kode verifikasi yang memang marak terjadi di masyarakat.

Dalam modusnya kali ini, penipu akan berpura-pura sebagai kasir indomaret dan mengaku salah input nomor sms untuk voucher game sehingga meminta kode verifikasi kepada pengguna WhatsApp bersangkutan.

Berikut isi chat penipuan yang mengatas namakan kasir indomaret tersebut:.

“Selamat siang kak, Maaf ganggu, kami dari kasir indomart, minta tolong sebentar, tadi ada pelanggan kami beli voucher game, kami salah input nomor jadi sms nya terkirim ke nomor kakak. Sms dari whatsapp yang ada tulisan Thailand nya kak, karna ada kode 6 angka kak untuk kode voucher game fishinggo kk. Bisa dikirim sms nya kak...”

Viral Chat Kasir Indomaret Minta Kode SMS, PENIPUAN Berkedok Salah Kirim Voucher Games untuk Meretas
Viral Chat Kasir Indomaret Minta Kode SMS, PENIPUAN Berkedok Salah Kirim Voucher Games untuk Meretas (Tribunsumsel.com)

Dengan mengirim chat seperti itu, banyak pengguna yang tidak akan curiga lantaran penipu meminta kode verifikasi voucher game.

Ini bukan kali pertama modus minta kode verifikasi WhatsApp dilakukan..

Modus minta kode verifikasi ini juga sempat marak Februari 2019 lalu dengan sebutan modus 'teman gadungan'.

Dikutip TribunStyle.com dari The Sun, si 'teman gadungan' yang juga penipu ini akan berpura-pura jadi salah seorang teman dari pengguna yang jadi sasaran.

Penipu kemudian akan mulai meminta kode verifikasi sebagai tujuan akhirnya.

Sekali lagi, penting untuk mengetahui jika kode verifikasi WhatsApp maupun akun media sosial lainnya, merupakan sebuah aspek krusial.

Di mana pengguna WhatsApp tidak diperkenankan membagikan kode verifikasi tersebut ke siapa pun.

Kode verifikasi ini biasanya akan didapatkan oleh pengguna ketika mendaftar WhatsApp.

Kode verifikasi akan bertugas memverifikasi pengguna nomor telepon selaku pemegang akun sah.

Lalu apa jadinya jika kita memberikan kode verifikasi ke pihak lain atau penipu?

Maka, penipu akan bisa mencuri akun WhatsApp kita, dan mengakses semua kontak bahkan percakapan di WhatsApp.

Bahasa mudahnya, akun WhatsApp kita telah dibajak alias disadap.

"Penipu yang sudah memiliki kode verifikasi akan mengambil alih akun WhatsApp tersebut kemudian berpura-pura menjadi pengguna yang asli untuk melakukan kejahatan," tulis The Sun.

Umumnya, modus ini digunakan pelaku untuk meminta transferan uang ke orang-orang yang ada di nomor kontak kita atas nama si pengguna asli.

Menurut laporan The Strait Times, 10 orang di Singapura sudah menjadi korban tipuan semacam ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved