Breaking News:

Begini Beda Kehilangan Penciuman karena Virus Corona dan Pilek, Awas Jangan Salah

Begini Beda Kehilangan Penciuman karena Virus Corona dan Pilek, Awas Jangan Salah

tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kehilangan penciuman karena virus corona dan pilek merupakan sesuatu yang berbeda.

Sehingga membuat orang jangan salah membedakan dua penyakit ini.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa anosmia atau kehilangan indra penciuman menjadi gejala paling umum yang dialami oleh pasien virus corona.

Temuan yang dihimpun oleh peneliti di Office for National Statistics (ONS) juga mengindikasikan bahwa anosmia tak hanya terjadi pada pasien bergejala, tetapi juga dialami oleh kelompok asimptomatik.

"Jumlah orang yang dites positif Covid-19 dengan gejala kehilangan rasa atau bau (anosmia) meningkat paling banyak di semua kelompok umur," tulis tim peneliti dalam ringkasan laporannya.

Kehilangan atau berkurangnya fungsi penciuman juga biasa dirasakan saat menderita flu atau pilek.

Bagaimana membedakan kehilangan indra penciuman akibat virus corona dan pilek?

Dokter spesialis telinga hidung dan tenggorokan (THT) Rumah Sakit RS Columbia Asia (RSCA) Prof Dr dr Delfitri Munir, Sp.T.H.T.K.L(K) menjelaskan perbedaan keduanya.

Ia menyebutkan, rongga hidung menjadi tempat masuk paling favorit bagi virus corona.

Sebab, penularan virus ini melalui percikan (droplet) dan airbone.

Halaman
123
Editor: Slamet Teguh
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved