Breaking News:

Berita BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Lubuklinggau Sosialisasikan Program Registrasi Ulang ke Peserta PPU-PN

Penonaktifan peserta JKN-KIS ini sifatnya hanya sementara dan hanya berlaku untuk segmen PPU-PN yang tidak memiliki NIK di data yang terdaftar

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau melakukan sosialisasi program Registrasi Ulang (GIILANG) untuk menindaklanjuti rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hasil audit BPKP tahun buku 2018 dan hasil Rakornis Eselon I Kementarian/Lembaga tanggal 21 September 2020, Rabu (18/11/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau melakukan sosialisasi program Registrasi Ulang (GIILANG) untuk menindaklanjuti rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hasil audit BPKP tahun buku 2018 dan hasil Rakornis Eselon I Kementarian/Lembaga tanggal 21 September 2020, Rabu (18/11/2020).

Dalam sosialisasi yang tetap mengutamakan protokol kesehatan tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau turut mengundang Persatuan Purnawirawan Warakawuri TNI-POLRI (PEPABRI), Anggota TNI-POLRI, PT Taspen serta sejumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau.

“Penonaktifan peserta JKN-KIS ini sifatnya hanya sementara dan hanya berlaku untuk segmen PPU-PN yang tidak memiliki NIK di data yang terdaftar pada kami."

"Dengan cleansing data ini, diharapkan mampu validasi data yang ada. Peserta yang dinonaktifkan sementara dapat diaktifkan kembali di hari yang sama dengan membawa KTP, KK dan kartu JKN-KIS,” ujar Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau Yusfikarina.

Ia menjelaskan, ketika Person In Charge (PIC) Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menemui peserta nonaktif dengan keterangan GILANG, maka PIC FKTP menyampaikan kepada BPJS Kesehatan atau peserta tersebut dapat menyampaikan foto KTP, KK dan kartu JKN-KIS nya langsung ke Layanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) dengan nomor Whatsapp 0813 6752 8040.

Sementara perwakilan peserta sosialisasi dari PT Taspen (Pesero) Widya Eka sangat mendukung prgoram GILANG ini. Menurutnya, akan banyak manfaat dari data yang dilengkapi NIK tersebut.

“Sementara kami masih menunggu surat instruksi dari pusat dulu. Tapi nanti kalau ada peserta datang kami bantu untuk foto KTP dan kartu JKN-KIS untuk update datanya. Kalau sudah diperbarui datanya nanti yang kita miliki akan menjadi lebih akurat. Selain itu peserta yang sudah ada nomor KTP nya bisa dipakai untuk mencari pasangannya dan anaknya,” ucap Widya. (rel)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved