Breaking News:

Spirit Bisnis

Cerita Rohmat Pemuda Baru Tamat Kuliah Panen Jutaan Rupiah dari Bisnis Pot dan Tanaman Hias

Pria 24 tahun yang baru saja tamat kuliah di Palembang ini, memanfaatkan situasi semakin ramainya pecinta tanaman hias

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Winando Davinchi
Pemuda bernama Rohmat (kanan) asal Desa Kutaraya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, panen jutaan rupiah setiap harinya dari bisnis tanaman hias. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG-Pemuda bernama Rohmat asal Desa Kutaraya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, panen jutaan rupiah setiap harinya.

Pria 24 tahun yang baru saja tamat kuliah di Palembang ini, memanfaatkan situasi semakin ramainya pecinta tanaman hias.

Rohmat yang juga memiliki hobi menanam dan merawat bunga, kini sukses menjalani usaha barunya yakni menjual berbagai bunga dan pot.

"Bisa dikatakan ini usaha aji mumpung, karena saya pertama kali dapet ide itu ketika banyak yang memesan bunga yang saya miliki di rumah,"

"Lantas empat bulan yang lalu saya memutuskan untuk berjualan pot dan bunga, ketimbang mencari pekerjaan lain," ungkapnya ketika diwawancarai wartawan Tribunsumsel.com, Minggu (29/11/2020) sore.

Baca juga: 50 Anggota KPPS di PALI Akan di-PAW karena Hasil Rapid Tes Reaktif, Ini Mekanismenya

Ditambahkan Rohmat, keuntungan yang didapat cukup menjanjikan karena memang saat ini pemburu tanaman hias bukan hanya datang dari kaum hawa saja.

"Wah pokoknya lumayanlah sehari bisa laku puluhan lusin pot dengan berbagai ukuran, belum lagi hasil dari bunga yang laku terjual. Ya kira-kira bisa memperoleh jutaan rupiah setiap harinya," ujarnya.

"Musim bunga kali ini juga pembeli justru kebanyakan bapak-bapak, karena memang pecinta bunga bukan cuma kaum wanita," imbuhnya.

Diterangkannya, hadirnya musim bunga kali ini tidak lain karena situasi pandemi Covid-19.

Di mana kegiatan masyarakat lebih banyak dihabiskan di rumah.

"Musim pandemi ini membawa berkah bagi penjual bunga, karena beberapa bulan terakhir kan lagi musim pandemi. Jadi masyarakat yang mulai jenuh dirumah mencari kesibukan dengan menanam bunga," harapnya musim bunga dapat bertahan lebih lama lagi.

Baca juga: Fakta Tanaman Janda Bolong, Tidak Sampai Ratusan Juta, Harga Naik Sejak 3 Bulan Terakhir

Rohmat menambahkan, pembeli yang datang bukan hanya dari seputaran kota Kayuagung bahkan juga dari luar daerah.

Sedangkan alasan tersendiri memilih menjadi penjual bunga yakni ingin membangun usaha sedini mungkin.

"Sejak lulus kemaren memang saja tidak ingin bekerja. Alhamdulillah mendapatkan ide jualan pot bunga dan usaha berjalan lancar," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved