Breaking News:

Corona di Lubuklinggau

Hasil Swab Negatif Corona, 2 Makam Warga Lubuklinggau Dipindahkan

Semenjak pandemi Covid-19, sudah 46 warga Kota Lubuklinggau, Sumsel dimakamkan sesuai dengan protokol Covid

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Foto Ilustrasi : Proses pemakaman sesuai protokol Covid-19 di Lubuklinggau 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Semenjak pandemi Covid-19, sudah 46 warga Kota Lubuklinggau, Sumsel dimakamkan sesuai dengan protokol Covid.

Kabid Penerangan Jalan Umum, Pemakaman dan Pertamanan (PJUPP) Disperkim Kota Lubuklinggau, Misno mengatakan, 46 warga yang dimakamkan tersebut tersebar di beberapa kelurahan.

"Namun yang dimakamkan di TPU Taba Lestari hanya 30 orang sisanya ditempat tinggal masing-masing. Sesuai dengan persetujuan warga dan persetujuan dari pihak keluarga," ungkap Misno pada wartawan, Jumat (27/11/2020).

Misno menjelaskan dari 46 warga yang dimakamkan sesuai prosedur Covid-19 tersebut dua makam terpaksa dipindahkan pihak keluarga ke tempat pemakaman umum sesuai keinginan keluarga masing-masing.

"Ada dua orang atas nama Ariyani semula di TPU Simpang Priuk pindah ke Tugu Mulyo (Musi Rawas), dan Hengki dari lokasi komplek Covid pindah TPU Umum, tapi untuk Hengki masih satu komplek TPU Taba Lestari," ujarnya.

Misno menjelaskan, alasan pihak keluarga memindahkan dua jasad makam tersebut, karena berdasarkan hasil swab test yang keluar dari pihak rumah sakit menyatakan bila keduanya negatif Covid-19.

"Sehingga pihak keluarga merasa ingin dimakamkan secara biasa, karena mungkin mereka tidak enak dengan masyarakat lingkungannya dan dengan keluarganya," ungkapnya.

Misno juga menyampaikan, lokasi makam di TPU Taba Lestari saat ini baik untuk TPU umum maupun untuk Covid masih sangat luas.

Kurang lebih luas lahannya mencapai 5 hektare dan baru terpakai hanya 1/2 hektare.

"Untuk TPU Taba Lestari dibagi menjadi dua satu khusus pemakaman umum dan satu untuk pemakaman Covid-19 tapi ada jarak. Karena untuk menjaga keamanan supaya tidak ada keluh kesah dari warga yang tidak ingin dicampur dengan makam Covid-19," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved