Breaking News:

Berita Kriminal

Wartawan di OKU Timur Dibegal, Tangkis Parang Pakai Tas, Motor juga Surat Menyurat Dirampas Pelaku

Korban kaget dan sempat bilang jika ia warga situ. Namun, seorang tersangka emosi dan mengayunkan parang ke korban.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/RESHA AKASIA/DOKUMENTASI POLISI.
Seorang wartawan radio di Kabupaten OKU Timur, Joni A (43 tahun) menjadi korban aksi begal usai siaran, Se (24/11/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Seorang wartawan radio di Kabupaten OKU Timur, Joni A (43 tahun) menjadi korban begal perampokan usai siaran, Senin (23/11/2020).

Kejadian yang warga Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur Sumsel terjadi sekira pukul 23.00 WIB.

Saat itu dia mendapat panggilan telepon. Si penelpon mengatakan ingin menjual handphone merek Vivo.

"Katanya kalau baru, hape itu seharga Rp 4 juta. Nah, dia bilang mau jual Rp1,5 juta saja. Saya bilang tidak ada duit. Tapi si tersangka ini ngomong percaya sama saya, jadi bayar Rp 500 ribu dulu," ujarnya saat diwawancarai, Rabu (25/11/2020).

Akhirnya, korban bertemu dengan tersangka di Taman Kota Tugu Tani. Di sana, tersangka pelaku begal beralasan jika hape itu tertinggal di rumahnya.

"Kami kemudian berjalan ke arah Desa Banuayu," ungkapnya.

Di jalan, korban sudah curiga karena dia diajak berkeliling. Tapi tersangka meyakinkan korban dengan mengatakan jika rumahnya memang jauh dari keramaian.

Di deretan kebun karet sekitar Desa Banuayu, mendadak motor dicegat oleh dua orang tak dikenal.

Korban kaget dan sempat bilang jika ia warga situ. Namun, seorang tersangka emosi dan mengayunkan parang ke korban.

"Aku tangkis pakai tas, kalau tidak kena tangan aku," ungkap korban gemetaran mengingat peristiwa itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved