Breaking News:

Tips dan Trik

Cara Membuat Telur Asin Rendah Kolesterol Ala Dosen Peternakan Unsri, Tinggi Protein Kaya Omega 3

Selama ini kebanyakan masyarakat tidak memiliki pengetahuan tentang pembuatan telur asin dengan kadar kolesterol yang rendah dan aman bagi kesehatan.

Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/MELISA WULANDARI
Tim Dosen Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya diketuai Dr Sofia Sandi MSi, mahasiswa dan kelompok wanita tani Mawar Merah Desa Kotodaro 2 praktik membuat telur asin rendah kolesterol. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Telur merupakan produk peternakan yang memberikan sumbangan terbesar bagi tercapainya kecukupan gizi masyarakat.

Melihat hal ini, tim dosen Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya diketuai Dr Sofia Sandi MSi mengadakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertempat di Desa Kotodaro 2, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir.

Mengundang Santi Indrayani SPt selaku penyuluh pertanian, perangkat desa, kelompok wanita tani Mawar Merah, mahasiswa serta masyarakat dilakukan pembinaan kepada kelompok tani.

Ketua Tim Pengabdian Dr Sofia Sandi MSi mengatakan pengabdian masyarakat tersebut merupakan bagian dari kegiatan yang berkerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya untuk turun tangan membantu masyarakat sekitar dalam memulihkan perekonimian di tengah pandemi.

"Selain itu Desa Kotodaro didominasi oleh areal, rawa, persawahan dan pertanian yang cukup luas. Kepemilikan ternak terutama ternak itik cukup banyak dan usaha beternak itik ini merupakan usaha sambilan yang dikerjakan oleh penduduk di desa tersebut yang memeliharannya masih bersifat tradisional," jelas Sofia, Rabu (25/11/2020).

Selain itu belum ada penerapan teknologi terutama terhadap produksi telur yang dihasilkan. "Oleh karena itu, fokus pengabdian diarahkan pada bidang peternakan unggas dalam hal ini adalah ternak itik khususnya pada pengolahan hasil telur itik," katanya.

"Kebetulan, Desa Kotodaro merupakan sentra budidaya itik pegagan sebagai plasma nutfah Sumatera Selatan, namun belum memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan wanita petani yang masih rendah terutama dalam pengolahan telur itik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi," ujarnya.

Pengabdian kepada masyarakat ini mengatasi permasalahan yang terdapat di kelompok tani yang terdapat di Desa Kotodaro yaitu kekurangan modal usaha untuk produksi telur asin.

"Karena selama ini kebanyakan masyarakat tidak memiliki pengetahuan tentang pembuatan telur asin dengan kadar kolesterol yang rendah dan aman bagi kesehatan. Selain itu aspek manajemen usaha pembuatan telur asin yang belum berjalan optimal," jelasnya.

Salah satu upaya dari tim dosen Peternakan yang dapat dilakukan untuk membantu peningkatan perekonomian masyarakat di desa Kotodaro adalah mengadakan pelatihan kepada anggota kelompok usaha telur asin dengan praktek langsung sehingga peserta dapat memiliki keterampilan pembuatan telur asin rendah kolesterol.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved