Breaking News:

Pilkada Ogan Ilir 2020

Petugas Dilarang Merokok dan Gunakan HP, Pelipatan Kertas Suara Pilkada OI Ditarget Selesai 3 Hari

Para petugas pelipat kertas suara tidak boleh merokok dan menggunakan handphone selama pengerjaan, kecuali jam istirahat

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
KPU melibatkan staf honorer dan warga sekitar untuk melipat suara yang harus selesai dalam waktu tiga hari, Senin (23/11/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Proses penyortiran dan pelipatan kertas surat suara untuk Pilkada Ogan Ilir 9 Desember mendatang, mulai dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum KPU Ogan Ilir.

"Total kertas surat suara yang dicetak sebanyak 304.540 lembar sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 294.729 orang," kata Ketua KPU Ogan Ilir, Massuryati kepada wartawan di Indralaya, Senin (23/11/2020).

Jumlah surat suara ini ditambah 2,5 surat tambahan per TPS serta sekitar 2 ribuan kertas untuk pemungutan suara ulang.

Massuryati mengatakan, proses pelipatan surat suara ini menggunakan sistem swakelola yakni dengan melibatkan para staf honorer di KPU Ogan ilir dan sebagian lagi dari masyarakat umum.

"Jumlah petugas pelipat suara sebanyak 30 orang dan harus selesai dalam waktu tiga hari. Berlaku hari ini hingga tanggal 25 November," jelas Massuryati.

Para petugas pelipat kertas suara tidak boleh merokok dan menggunakan handphone selama pengerjaan, kecuali jam istirahat.

Selain itu, karena Pilkada tahun ini dalam masa pandemi Covid-19, maka proses pelipatan surat suara dilakukan dengan protokol kesehatan.

Para petugas pelipat harus menggunakan masker, diukur suhu tubuhnya, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer dan duduk pun menjaga jarak.

"Proses ini dan setiap tahapan Pilkada diawasi TNI, Polri dan Bawaslu Ogan Ilir," terang Massuryati.

Sementara bagi Bawaslu, pengawasan proses pelipatan surat suara ini guna mencegah segala potensi kecurangan.

"Kami ingin memastikan bahwa petugas pelipat surat suara harus sesuai dengan data absensi yang telah ditetapkan. Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memeriksa para petugas pelipat ini pada saat keluar dari ruangan nanti, guna memastikan bahwa tidak ada yang membawa kertas surat suara," kata Idris, anggota komisioner Bawaslu Ogan Ilir.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved