Breaking News:

Kenali Penyandang Thalassemia, Penyakit Genetik yang Bisa dicegah Sebelum Menikah

Kenali Penyandang Thalassemia, Penyakit Genetik yang Bisa dicegah Sebelum Menikah

Editor: Siemen Martin
Net
kesehatan 

TRIBUNSUMSEL.COM - Suka duka dialami oleh Dian Agustini bersama suami yang merupakan orangtua penyandang Thalassemia, ia pun yang bekerja di bidang kesehatan sempat tak menyadari menurunkan penyakit genetik ini kepada anaknya.

Dian yang juga Ketua perhimpunan orangtua penyandang Thalassemia Indonesia (POPTI) Sumsel cabang Palembang mengatakan saat hadir di Sumsel Virtual Fest 2020 yang disiarkan secara langsung melalui Youtube Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post sempat down.

"Banyak orang yang tidak tahu dengan Thalassemia ini termasuk saya dulu dan sempat membuat saya down karena berpikir kalau hanya saya saja yang membawa genetik ini kepada anak-anak saya," katanya, Senin (23/11/2020).

Berawal dari memeriksakan anaknya yang saat itu berusia 7 bulan, ia langsung tahu kalau ia dan suami membawa gen Thalassemia.

"Waktu itu anak saya kena disentri di usia 7 bulan saya bawa ke rumah sakit setelah 7 bulan itu ada perubahan fisik, anak saya jadi lebih pucat, lebih lesu," jelasnya.

"Kemudian ibu mertua saya, neneknya anak-anak bilang kalau Abinya (ayah) dulu juga pucat, nah karena cerita orangtua ini saya langsung periksa kemudian pas anak saya demam terus saya bawa ke rumah sakit, HB anak saya 4,0 dirawat setelah itu ditambah darah dan keluar hasilnya kalau anak saya penyandang Thalassemia," katanya.

Kemudian ia dan suaminya mencari tahu apa itu Thalassemia. "Di Indonesia ada 9 ribu penyandang Thalassemia, dari 32 wilayah itu kan semua ada POPTI, untuk Sumsel kurang lebih ada 400 orang yang terdata positif Thalassemia," ujarnya.

"Di Sumsel itu banyak pembawa sifatnya, orangtua pembawa sifat juga banyak yang tidak tahu kalau mereka membawa sifat ini karena mereka terlihat seperti sehat tapi setelah dicek ternyata pembawa sifat," katanya.

Diakui Dian kalau ketiga anaknya adalah pembawa sifat Thalassemia. "Semua pembawa sifat dan antisipasi kami selaku orangtua nanti kalau mereka sudah dewasa dan mau menikah harus memeriksakan diri bersama pasangannya karena memang kita gak bisa tahu kalau tidak dilakukan pemeriksaan," jelasnya

Dokter Hematologi, Onkologi dan kanker pada anak RSMH Palembang, dr Dian Puspita Sari SpA(K) MKes menambahkan pencegahan Thalassemia ini bisa dilakukan sebelum menikah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved