Berita OKI

Kronologi Joko Susilo Tewas Ditembak Begal di Mesuji, Niat ke Pasar Bareng Istri dan Anak Jadi Duka

Beredar pesan berantai yang viral di media sosial, memperlihatkan seorang pemuda mengalami luka tembak pada bagian perut hingga dinyatakan meninggal d

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Moch Krisna
Shutterstock
Ilustrasi penembakan 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG -- Beredar pesan berantai yang viral di media sosial, memperlihatkan seorang pemuda mengalami luka tembak pada bagian perut hingga dinyatakan meninggal dunia.

Dari postingan itu dijelaskan bahwa orang tersebut adalah korban pembegalan di Desa Catur Tunggal Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Menurut keterangan Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Mesuji Makmur, IPTU MP Tamba membenarkan jika kejadian berada di wilayah hukumnya.

"Memang benar foto yang beredar itu merupakan Joko Susilo (korban) pembegalan yang terjadi tadi pagi" tulisnya melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (21/11/2020) malam.

Diterangkannya, kronologi peristiwa berawal saat korban bersama istri dan anaknya hendak pergi ke arah pasar Desa Catur Tunggal. Namun di tengah jalan, korban dihadang oleh sekelompok pelaku begal.

"Waktu itu Joko Susilo bersama Susi (istrinya) dan anaknya sedang dalam perjalanan menuju pasar dengan mengendarai sepeda motor Honda Verza,"

"Ketika melintas di samping kuburan Desa Catur Tunggal. Kemudian langsung dihadang oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda R 15," jelasnya.

Setelah itu, terjadilah perdebatan sengit yang membuat pelaku emosi dan segera menembakkan senjata apinya ke tubuh korban (Joko).

"Pelaku langsung menembak korban sebanyak 1 kali dan mengenai bagian perut sebelah kanan. Lalu pelaku mengambil 1 buah kalung yang dipakai oleh Istri korban," tegasnya, korban pun segera dilarikan oleh warga ke Puskesmas terdekat.

Dikatakan lebih lanjut, pelaku segera pergi mengendarai sepeda motor miliknya ke arah Desa Surya Karta Kecamatan Mesuji Makmur.

Hingga kini masih dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian.

"Anggota kami masih lidik di lapangan mencari pelaku," katanya.

Didapatkan dari keterangan Anna yang merupakan kerabat korban.

Ia mengatakan bahwa korban meninggal dunia saat perjalanan hendak menuju Rumah Sakit.

"Korban dinyatakan meninggal dunia ketika dirujuk ke RSUD Kayuagung. Kita doakan agar keluarganya tabah, kuat dan tegar," tulis Anna.

"Dan jadi perhatian untuk kita agar lebih berhati hati, terlebih bagi anak - anak yang suka bepergian yang tidak berkepentingan mendesak," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved