Breaking News:

Berita Bisnis

Beri Bantuan Kuota Gratis, Indosat Ooredoo Mendukung Program Pembelajaran Jarak Jauh

Saya pilih IM3 karena harga paketnya sesuai di kantong. Terus juga sinyalnya kencang. Baik di rumah atau sekolah, sama sekali tidak lelet.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Aulia (23) wali kelas IV SDN 16 Palembang yang jadi salah satu guru penerima bantuan kuota gratis 42 GB dari IM3 Ooredoo. 

TRIBUNSUMSEL. COM, PALEMBANG - Kuota internet dan persoalan jaringan menjadi bagian kendala yang banyak dihadapi oleh dunia pendidikan dalam menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau juga biasa disebut metode belajar dalam jaringan (daring).

Namun nyatanya, kendala itu sama sekali tak dirasakan Masri Endi (57) Guru Olahraga di SDN 16 Palembang yang telah 1 tahun jadi pelanggan setia provider IM3.

"Saya sudah pernah pakai provider lain, tapi terlalu mahal. Saya pilih IM3 karena harga paketnya sesuai di kantong. Terus juga sinyalnya kencang. Baik di rumah atau sekolah, sama sekali tidak lelet," ujar Masri saat ditemui tribunsumsel.com di tempatnya mengajar di SDN 16 Jalan Puding Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Jumat (20/11/2020).

Warga Jalan DI Panjaitan, Plaju Palembang ini, biasa membeli kuota IM3 dengan paket 20 GB seharga Rp 53 ribu.

Dikatakannya paket tersebut bisa memenuhi kebutuhan kuota internetnya selama hampir satu bulan.

Selain itu, guru yang sudah mengabdi selama 33 tahun tersebut, juga merasa sangat bersyukur karena mendapat bantuan kuota internet dari pemerintah yang bekerjasama dengan IM3 Ooredoo.

Ia mendapat bantuan kuota internet gratis sebanyak 42 GB yang terdiri dari 5GB untuk akses ke semua dan kuota belajar 37GB.

"Internet memang benar-benar sangat diperlukan sekarang ini, termasuk juga bagi saya yang seorang guru olahraga. Untuk mengajar, saya biasanya membuat video gerakan olahraga yang kemudian akan dipraktikkan oleh siswa di rumah," ujarnya.

"Saya pribadi lebih utama menggunakan WhatsApp. Jadi tugas-tugas dikirim lewat grup WhatsApp dan dikumpulkan lagi lewat grup itu juga," katanya menambahkan.

Meski begitu, Masri juga terkadang menggunakan aplikasi zoom sebagai aktivitas dalam belajar mengajar saat ini.

Halaman
1234
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved