Breaking News:

Berita Palembang

PGOT Kenten Panti Produktif Pertama di Indonesia, Punya Usaha Kolam hingga Sawah Taman Wisata

Pencanangan hanya awal dan semoga jadi contoh yang baik dan terus dilanjutkan sehingga penghuni PGOT memiliki kesibukan, berdaya.

TRIBUN SUMSEL/HARTATI
Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Febrita Lustia bersama undangan lainnya menebar benih ikan di kolam budidaya ikan air tawar PGOT Kenten yang menjadi panti produktif pertama di tanah air. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Panti Gelandangan Orang Terlantar (PGOT) Kenten menjadi panti produktif pertama di Indonesia.

Panti ini memiliki tempat usaha yang bisa menghasilkan dan bermanfaat bagi pembinaan penghuni panti.

Selain itu panti ini memiliki kebun sayur, kolam budidaya ikan, peternakan bebek, sawah yang cantik yang dikemas menjadi taman wisata edukasi bagi masyarakat.

Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya secara virtual mengatakan PGOT ini menjadi Pilot Projek Panti Produktif di Sumsel dan juga bisa menjadi panti produktif yang bisa dicontoh daerah di tanah air karena ini merupakan yang pertama.

Pencanangan Panti Produktif ini bukan berhenti hanya sedekar pencanangan saja tapi juga harus ditindaklanjuti dan terus dilakukan karena program ini bertujuan baik membuat masyarakat produktif dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

"Pencanangan hanya awal dan semoga jadi contoh yang baik dan terus dilanjutkan sehingga penghuni PGOT memiliki kesibukan, berdaya dan mengelola kolam ikan dan sayuran dan memiliki keterampilan sehingga saat sembuh dan bisa kembali dan diterima di masyarakat," ujarnya saat membuka Pencanangan Panti Produktif dan Program Dhuafa berdaya juga Lomba Pancing Piala Gubernur, Kamis (19/11/2020).

Sementara itu Direktur Operasional BSB, Oktiandi mengatakan, BSB ikut andil mensukseskan program panti produktif dengan ikut mengelontorkan dana CSR dengan menyediakan bibit itik petelur, bibit tanaman, ikan, juga memberikan elatas sebagai tempat berjualan atau kantin di taman panti produktif tersebut dengan total nilai Rp 56,4 juta.

Oktiandi berharap bantuan CSR ini bisa membuat masyarakat bangkit di tengah kondisi pandemi sehingga kembali produktif dan membangun kembali perekonomian.

Bank Sumsel Babel (BSB) buakn cuma bank yang menghimpun dana dan bergerak pada bidang provit saja tapi juga ikut andil mendukung program pemerintah bidang sosial membantu mengentaskan kemiskinan.

Adanya panti produktif ini bisa menjadi solusi perekonomian masyarakat karena mereka bisa produktif dan memiliki usaha ke depannya yang harus terus dijalankan dan berkelanjutan.

"Bantuan CSR BSB ini bisa menjadi contoh membantu UMKM dan masyarakat bangkit juga produktif di masa pandemi," ujarnya.

Ikuti Kami di Google

Penulis: Hartati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved