Sakit Hati Karena Uang Rp 100 Ribu, Penjual Cimol Bunuh Siswi SMA di Kamar Hotel, Hartanya Diambil

Sakit Hati Karena Uang Rp 100 Ribu, Penjual Cimol Bunuh Siswi SMA di Kamar Hotel, Hartanya Diambil

Editor: Slamet Teguh
istimewa
Seorang karyawan hotel menunjukkan kamar lokasi pembunuhan yang telah dipasangi garis polisi di Hotel Frieda, Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (16/11/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sakit hati hanya gara-gara uang Rp 100 ribu.

Penjual cimol ini tega bunuh siswi SMA di kamar hotel.

Seorang gadis berinisial DF (17) menjadi korban pembunuhan seorang penjual cimol.

Pembunuh DF tertangkap setelah Satreskrim Polres Semarang memeriksa delapan saksi.

Di antaranya dari pegawai hotel dan lingkungan korban karena KTP DF ditinggal di resepsionis untuk masuk ke hotel.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan tersangka Dicky Ramandany (19) warga Desa Manuan Wetan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Sedangkan korban DF adalah warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

DF masuk ke hotel pada Sabtu (14/11/2020) sekitar 08.00 WIB.

"Korban ini pamit kepada orangtuanya berangkat sekolah. Sehingga masih memakai seragam pramuka," jelasnya, Rabu (18/11/2020) di Mapolres Semarang.

Ternyata DF dan Dicky menginap di hotel kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Di kamar hotel tersebut, Dicky menghabisi DF dengan cara dibekap, dibenturkan ke dipan, dan menjerat leher korban dengan kerudung.

"Korban meninggal dengan tiga luka di kepala. Darah keluar dari mulut dan hidung. Tapi penyebab kematian korban lemas, dadanya juga ditekan sehingga susah napas," kata Ari.

lokasi pembunuhan
lokasi pembunuhan (IST)

Setelah membunuh, Dicky langsung ke luar kamar hotel.

Dia menjual barang-barang milik korban kepada penadah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved