Breaking News:

Tingkat Kecemasan dan Stres Orangtua hingga Anak Meningkat Selama Pandemi, Apa Sebabnya ?

Bagi anak, kecemasan dan ketakutan yang ditimbulkan yakni mereka takut tertular dan takut menularkan virus corona ini. 

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sejak dinyatakan pandemi covid-19 sejak 11 Maret 2020 lalu hingga saat ini delapan bulan berdampak bagi semua sisi. 

Baik dari sisi manusia itu sendiri, sisi kesehatan, ekonomi dan lain sebagainya. 

Salah satu narasumber dalam acara webinar pengabdian masyarakat,  dr Bintang Arroyantri Prananjaya,Sp.KJ mengatakan berdasarkan studi atau penelitian yang dilakukan, tingkat kecemasan, stres, dan depresi meningkat selama pandemi covid-19 ini.

"Adanya pandemi yang timbul secara global ini membuat ketakutan yang timbul dari masyarakat. Ada rasa ketakutan, cemas yang mempengaruhi didalam kehidupan di masa pandemi," ujarnya, Sabtu (14/11/2020).

Baca juga: Tahanan Nangis saat Dengar Tausiyah AKP Ady Akhyat di Polres Muratara : Menyentuh di Hati Mereka

Baca juga: 2 Wanita di Palembang Gelapkan Uang Perusahaan Rp600 Juta, Bisa Beli iPhone 12 Pro Max hingga Mobil

Baca juga: Tempat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di 1 Ulu Palembang, Ada 22 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Baca juga: Kais Sisa Kebakaran di 1 Ulu, Ibu Ini Menangis Temukan Buku Anak Hangus, HP Terbakar : Saya Bingung

dr Bintang mengatakan rasa cemas dan takut ini timbul pada orang tua dan anak. 

"Kecemasan dan ketakutan yang timbul bagi orang tua yakni mereka memikirkan bagaimana  masa depan anak selama masa pandemi ini dengan metode pembelajaran anak yang dilakukan daring selama pandemi ini," tegas dia.

Bagi anak, kecemasan dan ketakutan yang ditimbulkan yakni mereka takut tertular dan takut menularkan virus corona ini. 

"Begitu pun bagi anak berkebutuhan khusus juga menimbulkan dampak bagi mereka terutama bagi kondisi kejiwaan mereka," tegasnya.

Lanjut dia, banyak sekali terjadi perubahan selama corona ini.  

"Bagaimana pandemi bisa mempengaruhi kesehatan kita. Pada saat pandemi terjadi perubahan hidup kita terdapat ancaman yang mungkin mengancam jiwa," tegas dia.

Halaman
12
Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved