Breaking News:

Bangkitkan Ekonomi Masyarakat Pesisir, Pemkab Banyuasin Kerjasama Tanam Pohon Mangrove

Padat Karya Penanaman Mangrove di Provinsi Sumatera Selatan Meliputi Luas lebih kurang 603.538,69 Hektare yang tersebar di 2 Kabupaten yaitu Banyuasin

Istimewa
Bupati Askolani di acara Pencanangan padat karya penanaman pohon mangrove di Lapangan pelabuhan Tanjung Api-api, Rabu (11/11/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, SUNGSANG-Di masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) seperti sekarang ini secara nyata telah mengganggu aktivitas perekonomian negara di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Kegiatan dunia usaha mengalami gangguan yang signifikan baik dalam proses produksi, distribusi serta kegiatan operasional lainnya yang pada akhirnya mengganggu perekonomian nasional.

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, program ini diharapkan dapat menjadi stimulus perekonomian bagi masyarakat di sekitar ekosistem mangrove, melalui pemberian kesempatan untuk berusaha dan melakukan aktivitas yang dapat memperbaiki keadaan ekonomi masyarakat serta ekosistem mangrove.

"Di mana kita ketahui bahwa bagi nelayan ikan yang dimana harga ikan turun karena terdapat Covid-19, dengan adanya penanaman Mangrove ini kita bisa membantu warga untuk melakukan penanaman," kata Bupati Askolani dalam Sambutannya di acara Pencanangan padat karya penanaman pohon mangrove di Lapangan pelabuhan Tanjung Api-api, Rabu (11/11/2020).

Ayah enam orang anak ini menjelaskan Padat Karya Penanaman Mangrove di Provinsi Sumatera Selatan Meliputi Luas lebih kurang 603.538,69 Hektare yang tersebar di 2 Kabupaten yaitu Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI).

Bupati Askolani di acara Pencanangan padat karya penanaman pohon mangrove di Lapangan pelabuhan Tanjung Api-api, Rabu (11/11/2020).
Bupati Askolani di acara Pencanangan padat karya penanaman pohon mangrove di Lapangan pelabuhan Tanjung Api-api, Rabu (11/11/2020). (Istimewa)

Dengan Kegiatan ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 67 HOK/hektare yang terserap untuk penanaman mangrove seluas 15.000 ha sebanyak lebih dari 1 juta HOK (Hari Orang Kerja).

"Untuk Kabupaten Banyuasin, lokasi berada di wilayah Taman Nasional Berbak Sembilang meliputi luas 80 hektare dengan melibatkan 173 orang yang tergabung dalam tiga kelompok masyarakat yaitu Kelompok Tani Sungsang sejahtera I, Kelompok Tani Sungsang Sejahtera II dan Kelompok Kerja Pantai Hijau Lestari", tambahnya.

"Kebijakan dan langkah yang dilakukan extraordinary diambil pemerintah adalah melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional di bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan diterjemahkan dalam Program Padat Karya Penanaman Mangrove," Tutupnya.

Sementara itu Kepala BPDASHL Musi Siswo, SHut MSi mengatakan, penanaman mangrove ini merupakan bukti hadirnya negara dalam keadaaan sulit.

Insyaallah hasil penanaman yang masyarakat akan dibayar di atas UMR dengan cara Ico teico dari KTPN dari bank.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved