Breaking News:

Konsisten Berinovasi Layanan Digital di Masa Pandemi, Pembiayaan BSM Justru Naik 7 Persen

Pandemi Covid-19 berdampak pada perekonomian karena menyerang kesehatan tapi Alhamdulilah kinerja BSM tetap baik dan on the track.

TRIBUN SUMSEL/HARTATI/ISTIMEWA
Regional CEO Region 2 Palembang Dedy Suryadi Dharmawan di sela penyerahan donasi bagi warga terdampak pandemi melalui program BSM Mengalirkan Berkah (BMB), Kamis (29/10/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kinerja Bank Syariah Mandiri tumbuh dengan baik, resilient dan solid dengan kualitas yang terjaga.

Hingga September, Mandiri Syariah berhasil meraih pencapaian tertinggi dengan menghimpun laba Rp 1,07 triliun dan meningkatkan pembiayaan hingga 7,39% year on year menjadi Rp 79,27 triliun dengan kualitas terjaga baik.

Peningkatan laba bersih dan pembiayaan Mandiri Syariah ditopang adanya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) mencapai 17,28% year on year menjadi Rp 106,12 triliun sehingga aset Mandiri Syariah mencapai Rp 119,43 triliun, tumbuh 16,19% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

"Pandemi Covid-19 berdampak pada perekonomian karena menyerang kesehatan tapi Alhamdulilah kinerja BSM tetap baik dan on the track," ujar Regional CEO Region 2  Palembang Dedy Suryadi Dharmawan di sela penyerahan donasi bagi warga terdampak pandemi, Kamis (29/10/2020).

Pandemi ini juga membuat BSM lebih berinovasi dan lebih dengan nasabah dengan menghadirkan serta menempatkan customer centric sebagai prioritas.

Mandiri Syariah fokus pada produk retail dan konsisten melakukan inovasi dalam layanan digital.

Layanan digital diimplementasikan dalam aplikasi Mandiri Syariah Mobile, net banking maupun layanan digital branch. Diantaranya fitur buka rekening online, tarik tunai tanpa kartu ATM, layanan interaktif Aisyah yakni layanan virtual yang dapat diakses selama 24 jam.

"Ketiga fitur tersebut baru dimiliki oleh Mandiri Syariah sebagai inovasi di masa pandemi," tambah Dedy.

Dia mengatakan layanan khas syariah lainnya seperti info waktu sholat, lokasi masjid terdekat, ziswaf, dll masih menjadi layanan yang paling diserbu digunakan nasabah mendukung aktivitas sehari-hari.

Dedy mengatakan pandemi ini juga membuat masyarakat sadar dan bersatu bahu membahu untuk saling peduli kepada sesama dan mereka yang secara ekonomi untuk meringankan bebannya.

Salah satunya yakni dengan program BSM Mengalirkan Berkah (BMB) dengan menyerahkan bantuan berupa dana beasiswa untuk yatim piatu dan dhuafa sebesar Rp 50 juta kepada Masjid Baiturrahman Bank Raya.

BMB adalah program sinergi Mandiri Syariah dan Laznas BSM Umat untuk masyarakat termasuk mereka yang terdampak Covid dengan total nilai bantuan sebesar Rp9,7 miliar, BMB menyasar empat concern utama yakni ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan dan bantuan modal usaha untuk masyarakat.

"Dalam menjalankan operasional bank, kami tidak hanya berorientasi pada profit, namun juga masyarakat dan umat juga lingkungan," tutupnya.

Ikuti Kami di Google

Penulis: Hartati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved