Breaking News:

Tingkatkan Imun Tubuh, Jamu Imboost Cocok Untuk Anak dan Ibu Hamil, Begini Cara Membuatkan

Tak hanya menguatkan dan meningkatkan imun tubuh, jamu imboost ini juga berguna untuk menghangatkan, dan mencegah batuk pilek pada anak-anak.

TRIBUN SUMSEL/MELISA WULANDARI
Fanny menunjukkan jamu imboost buatannya yang dijual perbotol (500 ml) seharga Rp 50 ribu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Di saat pandemi Covid-19 seperti ini tak hanya waspada dengan cara menaati protokol kesehatan yakni memakai masker dan sering mencuci tangan.

Tapi menjaga imun di tubuh juga penting agar tubuh selalu sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

Seperti, Fanny Carollinne, ibu dari tiga orang anak ini menjual minuman tradisional dengan resep dari leluhurnya yakni jamu imboost, yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh.

"Ide awal membuat jamu imboost dan jamu lainnya yang saya jual ini karena banyak pelanggan saya yang tanya kemudian banyak wanita yang berkeluarga mengalami masalah keputihan kebetulan ada resep leluhur saya, terus saya buat kemudian dijual," jelas pemilik akun Instagram @fannycarollinne2406 ini.

Tak hanya menguatkan dan meningkatkan imun tubuh, jamu imboost ini juga berguna untuk menghangatkan, dan mencegah batuk pilek pada anak-anak.

"Jamu ini juga aman diminum untuk ibu hamil, anak-anak. Kalau bahan-bahan membuatnya itu ada serai, jahe merah, kunyit, cengkeh, gula aren, semua bahan digeprek jangan diblender agar khasiatnya tetap ada dan saya buat jamu imboost ini tanpa gula pasir dan garam," katanya yang sudah membuka usaha sejak 2018 ini.

Diakuinya, semenjak pandemi ini banyak yang minat dengan jamu imboost buatannya ini.

"Untuk pemesanan setiap seminggu sekali. Sekali PO saya buat sekitar 50-100 botol. Harga perbotolnya Rp 50 ribu untuk ukuran botol 500 ml. Bisa kirim seluruh Indonesia," jelas Fanny.

Perlu diingat pula bahwa jamu imboost buatan Fanny ini bisa bertahan lama apabila dimasukkan ke dalam lemari pendingin (kulkas) dan bila dimasukkan di lemari pembeku (freezer) bisa bertahan hingga 3 bulan.

"Kalau gak dimasukkan kulkas ya cepat basi. Jadi bisa disimpan di lemari pendingin agar tetap tahan lama, lebih enak minum saat hangat," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved