Breaking News:

Polres Ogan Ilir Gelar Konfrensi Pers Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu

Polres Ogan Ilir mengadakan giat Konferensi Pers terkait keberhasilan mengungkap kasus pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu, Selasa (20/10/2020

HUMAS POLRES OGAN ILIR
Polres Ogan Ilir mengadakan giat Konferensi Pers terkait keberhasilam mengungkap kasus pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu, Selasa (20/10/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Polres Ogan Ilir mengadakan giat Konferensi Pers terkait keberhasilan mengungkap kasus pelaku tindak pidana Narkotika Jenis Shabu, Selasa (20/10/2020).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi, SIK, MH didampingi Kasat Res Narkoba AKP Zon Prama, SH, Paur Subbag Humas IPTU Sutopo dan hadir juga sejumlah awak media.

Selain itu, menghadirkan seorang tersangka yang berinisial S (27) warga Rumah Susun Radial Kel 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang.

Pengungkapan kasus ini berawal adanya informasi dari masyarakat akan adanya transaksi Narkotika di wilayah Indralaya tepatnya sepanjang jalan lintas Sumatera Km 32 sampai dengan Pasar Indralaya.

"Berdasarkan informasi tersebut Kanit I beserta anggota Unit I Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir langsung melakukan penyelidikan dilapangan, dari hasil penyelidikan pada hari Minggu ( 18/10/2020 ) pukul 11.20 WIB bertempat rumah makan Sri Rizki yang beralamatkan di Jl Lintas Sumatera Km 35 Kel. Indralaya Raya Kec. Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, tim berhasil mengamankan pelaku S ( 27 )," ujar Kapolres.

Dari hasil penggeledahan pelaku, berhasil diamankan 1 (satu) buah tas selempang warna biru abu–abu merk Ripcurl yang berisikan 1 (satu) plastik kresek asoi warna hitam dan 1 (satu) plastik asoi warna hijau yang didalamnya terdapat bungkusan warna hijau merk Guanyinwang yang berisikan kristal–kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 939 gram, 1 (satu) buah handphone merk Samsung warna hitam, 1 (satu) buah dompet warna coklat merk Levi's yang berisikan uang tunai Rp 50.000, uang tunai Rp 271.000 dan1 (satu) buah celana pendek warna coklat abu–abu.

Adapun Pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang–undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana penjara seumur hidup.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Ogan Ilir agar menjauhi segala bentuk jenis penyalahgunaan narkotika.

Ikuti Kami di Google

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved