Berita Kriminal
Empat Pelaku yang Bacok Sopir Taksol di Halaman Parkir Polrestabes Palembang Ditangkap
Selain melempar kaca mobil korban dengan batu, korban juga dibacok di bagian kepala hingga harus dirawat di RSUD Palembang Bari.
Penulis: Agung Dwipayana |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk meringkus para pelaku penganiayaan sopir taksi online di Jalan Gubernur HA Bastari pada Rabu (21/10/2020) pagi pukul 00.15.
Empat orang pelaku berhasil ditangkap tim gabungan Unit Pidum dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang pimpinan AKP Robert Sihombing.
"Iya, benar (pelaku penganiayaan sopir Taksol ditangkap)," kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, Rabu (21/10/2020) malam.
Ada empat orang pelaku yang diamankan di Mapolrestabes Palembang.
"Untuk keterangan lengkapnya tunggu rilis besok," kata Anom.
Sebelumnya diberitakan, sopir taksi online bernama Indra dianiaya beberapa orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.
Selain melempar kaca mobil korban dengan batu, korban juga dibacok di bagian kepala hingga harus dirawat di RSUD Palembang Bari.
"Korban luka dibacok dua kali," kata Nosi, rekan korban.
Sebelumnya diberitakan, Indra (40) seorang taksi online di Palembang yang menjadi korban pengeroyokan di Polrestabes Palembang saat ditemui di RS Bari mengaku trauma atas kejadian tersebut.
"Awalnya saya kaget diajak perempuan tersebut ke TKP yaitu di Lorong Yaktapena 1, Kecamatan Seberang Ulu I untuk menjemput temannya sebelum minta diantarkan ke RD 2 Cafe di Jalan Kolonel H Burlian. Saya lihat juga lokasi kawasan tersebut gelap juga terlihat sepi," ujar Indra Rabu (21/10/2020).
Lanjut korban menuturkan tiba-tiba ada seorang laki-laki yang tidak ia ketahui menghadang mobilnya menggunakan motor.
"Tiba-tiba ada yang menggedor pintu kaca saya sambil terlihat marah, karena saya panik lantas saya memutuskan menabrak motor pelaku yang ada didepan saya," katanya.
Ia dan perempuan tersebut kemudian meninggalkan TKP.
"Kami dikejar puluhan orang dengan menggunakan motor sambil membawa benda seperti besi tumpul. Karena panik saya masuk Polrestabes Palembang," ungkapnya.
Namun korban dihadang para pelaku saat berada di halaman parkir tengah Polrestabes.
"Kaca mobil saya dipukul hingga pecah dan saat saya keluar saya langsung dianiaya tidak tahu menggunakan apa sebab kejadiannya malam, saat itu ada yang mendekati kami dan para pelaku langsung melarikan diri," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/indra-driver-taksi-online-di-palembang-dikeroyok.jpg)