Breaking News:

Berita Kriminal

Daftarkan Kedai ke Aplikasi Biar Laris, Seorang Perempuan di Palembang Malah Ditipu, Rugi Rp11 Juta

Karena kebutulan korban sedang mendaftarkan rumah makan miliknya, lalu korban percaya untuk memberikan kode yang masuk di sms handphonenya kepada pela

TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
DK korban penipuan mengalami kerugian Rp11 juta membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Sabtu (17/10/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Apes yang dialami DK (38).

Niat mendaftarkan rumah makan miliknya ke aplikasi ojek online, DK malah menjadi korban penipuan hingga mengalami kerugian uang Rp11 juta.

Kejadian bermula saat korban ditelepon pelaku di kawasan rumahnya di Kecamatan Sukarami Palembang, Jumat (16/10/2020) sekira pukul 11.11 WIB.

"Pada saat kejadian saya sedang mendaftarkan rumah makan saya ke aplikasi, kemudian setelah itu saya ditelpon pelaku yang mengaku dari pihak go-biz kemudian orang tersebut meminta kode sms di handphone saya," ujarnya kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang, Sabtu (17/10/2020).

Karena kebutulan korban sedang mendaftarkan rumah makan miliknya, lalu korban percaya untuk memberikan kode yang masuk di sms handphonenya kepada pelaku.

"Setelah saya memberikan kode tersebut kepada pelaku tiba-tiba saya mendapatkan pemberitahuan kalau uang yang ada di ATM saya sudah berkurang sebesar Rp11 juta," katanya.

Lantaran uangnya berkurang lantas korban memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang.

"Saya juga tidak tahu, bisa kebetulan seperti itu saat saya mendaftarkan rumah makan saya ke aplikasi, pelaku tiba-tiba menelepon saya. Dan saat saya bertanya kepada pihak aplikasi tersebut itu bukan dari pihaknya. Lantas mereka langsung menyuru saya membuat laporan polisi," ungkapnya.

Korban berharap pelaku tertangkap.

"Setelah itu pelaku tidak bisa dihubungi lagi, dan saya berharap pelaku tertangkap dan dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya," tutupnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan penipuan yang dialmi korban.

"Laporan sudah diterima oleh unit piket SPKT kita, selanjutnya laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved