Berita Palembang

Tergiur Promo Belanja Online, Kartu Kredit Wanita di Palembang Ini Dibobol Rp 30 Juta

Mona kaget saat mendapatkan notifikasi melalui SMS telah melakukan belanja sebesar Rp 30 juta melalui kartu kreditnya

Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Pahmi
Mona, korban pembobolan kartu kredit di Palembang melapor di kantor polisi, Kamis (15/10/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Tergiur dengan promo belanja online, Mona Mattalia (44 tahun), malah menjadi korban pembobolan kartu kredit.

Ia kaget saat mendapatkan notifikasi melalui SMS telah melakukan belanja sebesar Rp 30 juta melalui kartu kreditnya.

Kejadian ini bermula saat korban sedang berada di rumahnya di Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Kertapati Palembang, mendapatkan telepon dari seseorang, Rabu (14/10/2020), sekitar pukul 20.33 WIB.

"Pada saat itu saya ditelpon oleh pelaku yang mengaku dari pihak bank, dan mengatakan kalau saya mendapatkan promo belanja online," ujarnya Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Berawal Tidak Sengaja Potret Anak Guru, Nyna Serius Tekuni Bisnis Foto Bayi di Palembang

Pelaku kemudian meminta korban menyebutkan kode yang masuk melalui SMS handphonya.

"Karena saya tertarik dan tidak tahu akibatnya apa, lantas saya menyebutkan kode yang masuk ke SMS saya kepada pelaku. Tidak lama setelah itu saya kembali mendapatkan SMS kalu telah belaja sebesar Rp 30juta," katanya.

Korban kemudian mendatangi bank tersebut.

"Pihak bank mengatakan, kalau itu bukan dari mereka melainkan pelaku penipuan. Kemudian kartu kredit saya langsung di blokir pihak bank dan saya langsung disuruh membuat laporan polisi," ungkapnya.

Ia berharap agar pelaku tertangkap.

Baca juga: Potret Fatimah Sadiah Mantan Istri Adit Jayusman Tak Kalah dari Ayu Ting Ting, Dokter Lulusan UI

"Saya baru membuat membuat kartu kredit itu dan sebelumnya saya belum pernah menggunakannya. Namun sekali saya kena tipu saya mengalami kerugian Rp 30juta," tutupnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan polisi terkait penipuan dan penggelapan yang dialami korban.

"Laporan sudah diterima oleh unit piket SPKT kita, selanjutnya laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved