Breaking News:

Viral Kisah Pilu Dodo, Anak Disabilitas Peluk Jenazah Ibu & Ditelantarkan Ayah, Begini Nasibnya

Sepeninggal mendiang ibunya, Dodo yang bernama lengkap Sanrido Sutopai kini terpaksa menumpang di rumah tetangganya karena masih kecil.

kolase TikTok @daniar_ch11
Viral kisah pilu Dodo, anak disabilitas menangis peluk jenazah ibunya, sang ayah tega menelantarkan 

Untuk menanyakan persoalan tersebut, Bangkapos.com, juga berusaha melakukan konfirmasi ke Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Babel, Yanuar, ia mengatakan, bahwa gubernur telah menyarankan untuk anak tersebut dibawah ke panti sosial milik Pemprov Babel.

"Ya, anak tersebut disarankan pak gubernur untuk semetara diinapkan di panti provinsi sebelum dipulangkan ke keluarganya di Sukabumi diantar oleh staf dinas sosial provinsi didampingi pengasuhnya," jelas Yanuar Kepada Bangkapos.com, Minggu (11/10/2020).

Sementara, Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinsos Babel, Ir Budi Setiawan, mengatakan, mereka telah mendatangi lokasi kediaman Sanrindho Sutafal nama lengkap Dodo, pada Minggu (11/10/2020).

Ia tinggal di tambang 9 belakang kantor kejaksaan,Desa Gadung Kecamatan, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Budi menjelaskan, Dodo tinggal bersama ibunya yang meninggal dunia karena sakit, telah enam bulan berdomisili di Toboali, berasal dari Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

"Anaknya disabilitas usianya 7 tahun, kami telah mendatangi kediamanya. Dinsos Babel mau membawa ia ke panti asuhan di Pangkalpinang, namun yang mengasuhnya keberatan, ia maunya dipulangkan ke Sukabumi, karena ia berasal dari sana," jelas Budi.

Budi menambahkan keinginan Dodo yang ingin kembali ke keluarga yang ada di Sukabumi bakal dikabulkan.

Pasalnya Dinas Sosial Babel bersedia membiaya semua biaya keberangkatan Dodo ke Sukabumi.

"Ia terkendala masalah tiket, jadi kami sekarang dinas sosial siap membantu memfasilitasinya, nanti juga waktu berangkat akan didampingi dari Dinas Sosial," lanjutnya.

Budi menegaskan bahwa anak tersebut selama hidupnya tidak terlantar karena dibantu tetangga dan teman ibunya.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved