Breaking News:

Pilkada Ogan Ilir 2020

Pasangan Ilyas- Endang Terancam Didiskualifikasi di Pilkada Ogan Ilir, Direkomendasi Bawaslu OI

Keputusan Bawaslu OI mendiskualifikasi pasangan calon yang diusung dari PDIP, Golkar, Hanura dan PBB tersebut, berawal dari laporan masyarakat.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Weni Wahyuny
istimewa
Bakal calon pasangan Bupati dan wakil Bupati Ogan Ilir (OI), Ilyas Panji Alam dan Endang PU dipanggil DPP PDIP, Sabtu (27/6/2020). 

 "Kalau kami hanya mendindaklanjuti, dimana kami perlu membahas lagi, mengkaji, meneliti dan memperjelas lagi. Ada rangkaian konsultasi ke KPU provinsi termasuk KPU RI yang kami tempuh, sebelum kami memutuskan apa yang akan dilakukan sebagai tindaklanjut itu," bebernya.

Mengenai batas waktu yang diberikan 7 hari dari rekomendasi itu, ia pun mengungkapkan akan berkoordinasi dengan tingkatan diatasnya termasuk KPU RI yang membuat regulasi.

"Memang batas waktunya 7 hari sejak diterima rekomendasi ke kita pada 5 Oktober lalu. Tapi diaturan ada UU nomor 10 dikatakan 7 hari kalender, sedangkan berdasarkan PKPU no 25 dan 13 tahun 2014 hari kerja, maka kami mau berkonsultasi dulu, karena yang buat regulasi ada di Jakarta," tuturnya.

Dihubungi terpisah, tim Advokasi paslon Ilyas- Endang, Firli Darta yang dimintakan komentar terkait hal tersebut belum mengetahuinya, dan saat ini Ilyas dan Endang fokus berkampanye bertemu ke masyarakat.

"Tidak ada, dan kita belum tahu ada rekomendasi itu. Sampai saat ini kita tetap beraktivitas berkampanye, berkeliling merebut simpati rakyat," tandas Firli.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved