Breaking News:

Daftar Nama Ketua DPRD Sumsel Sejak Periode 1951 hingga 2019-Sekarang, Ada Sosok Tokoh Pejuang

DPRD memiliki 3 fungsi yaitu, legislasi, anggaran dan pengawasan. Dimana ketiganya dijalankan dalam kerangka representasi rakyat di daerah.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
AMANKAN GEDUNG DEWAN- Aparat kepolisian bersama Satpol PP terpantau mengamankan lokasi gedung DPRD Sumsel di Jl Kapten A Rivai No 1, Lorok Pakjo, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang, tempat dimana akan berlangsung demo menolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Rabu 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah ditingkat provinsi.

DPRD disebutkan dalam UUD 1945 pasal 18 ayat 3: "Pemerintahan daerah provinsi, daerah kabupaten, dan kota memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang anggota­-anggotanya dipilih melalui pemilihan umum". DPRD kemudian diatur lebih lanjut dengan undang-undang, terakhir melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014.

DPRD memiliki 3 fungsi yaitu, legislasi, anggaran dan pengawasan. Dimana ketiganya dijalankan dalam kerangka representasi rakyat di daerah.

Selain itu DPRD memiliki fungsi dan wewenangan, diantaranya membentuk Peraturan Daerah (Perda) bersama Gubernur, membahas dan memberikan persetujuan Raperda mengenai APBD yang diajukan Gubernur, melaksanakan pengawasab terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan APBD.

Demo Memanas, Muncul Emak-emak Naik Motor Bawa Bebek Terobos Barikade, Polisi : Mana Bisa Kita Tahan

Pertanyaan Penting Putri Pertama Gusdur Alissa Wahid untuk Jokowi : Mengapa Pa Pa Pa Pa

Sosok Indah Mujyaer, Wanita Rambut Merah yang Traktir Mahasiswa saat Demo di Kantor Gubernur Sumsel

Kemudian mengusulkan pengangkatan dan/ atau pemberhentian Gubernur san Wagub kepada Presiden melalui menteri dalam negeri untuk mendapat pengesahan pengangkatan dan/ atau pemberhentian.

Pemilihan wagub oleh DPRD, apabila masa jabatannya masih tersisa 18 bulan atau lebih. Memberikan persetujuan terhadap rencana kerjasama internasional.

Di tingkat provinsi Sumsel sendiri, sejak adanya DPRD Sumsel pada 1951, hingga saat ini sudah ada 17 nama yang mengemban jabatan sebagai ketua DPRD Sumsel.

Dari 17 nama itu, hanya 1 dari gender perempuan yaitu Hj RA Anita Noeringhati SH MH yang menjabat dari 2019 hingga sekarang.

Selain itu, dari nama- nama yang ada terdapat sosok tokoh pejuang kemerdekaan menentang pemerintahan Hindia Belanda di Sumatera Selatan, Mayor Inf. (Purn.) H.M. Noerdin Pandji.

Ayah dari Gubernur Sumsel periode 2008-2018 Alex Noerdin itu sendiri, memimpin wakil rakyat Sumsel tersebut pada masa jabatan 1965-1966.

Berikut nama- nama ketua DPRD Sumsel dari tahun 1951 hingga sekarang, yang kantornya saat ini berada di Jl. Kapten A. Rivai No.1, Lorok Pakjo, Kec. Ilir Bar. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30135.

*Ali Gatmir (1951-1955)
*Siddik Adim (1956-1960)
*R Sugiarto (1960-1965)
*M Noerdin Panji (1965-1966)
*Drs Zaidan Djauhari (1967-1970)
*Aidil Fitrisyah (1970-1972)
*Syamsul Bachri Umar (1972-1977)
*H Zainal Abidin Ning (1982-1987)
*H Soemarsono (1992-1997)
*HM Arub SH (1997-1999)
*H Adjis Saip SH (1999-2003)
*Drs H Elianuddin HB (Juli- September 2003)
*Drs H Zamzami Achmad (2004-2009)
*Ir Wasista Bambang Utoyo (2009-2014)
*HM Giri Ramanda B Kiemas SE MM (2014-2018)
*MA Gantada SH MHum (2019)
*Hj RA Anita Noeringhati SH MH (2019- sekarang)

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved