UFC

Hanya Demi Khabib Nurmagomedov, Georges St-Pierre Siap Naik Octagon Lagi

Georges St-Pierre membicarakan tentang keinginan untuk naik octagon lagi setelah memutuskan pensiun pada 2019.

Editor: Slamet Teguh
WITTER.COM/UFCNEWS
Legenda UFC, Georges St-Pierre (GSP), dinobatkan sebagai Modern Wing of the UFC Hall of Fame. Gelar tersebut dinobatkan pada ajang UFC 249 di VyStar Veterans Memorial, Jacksonville, Florida, Sabtu (9/5/2020) atau Minggu WIB. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Legenda UFC, Georges St-Pierre, membuka peluang untuk berduel dengan juara kelas ringan, Khabib Nurmagomedov.

Georges St-Pierre membicarakan tentang keinginan untuk naik octagon lagi setelah memutuskan pensiun pada 2019.

Sosok dengan panggilan akrab GSP ini hanya ingin mengambil satu pertarungan besar jika diminta kembali bertanding.

Satu lawan yang diinginkan GSP adalah Khabib Nurmagomedov yang saat ini memegang gelar juara kelas ringan.

Sosok berjuluk Rush itu menyebut Nurmagomedov sebagai petarung yang ingin dikalahkannya.

"Jika saya kembali, saya tidak mau melakukan dalam banyak pertarungan," ucap GSP, dikutip BolaSport.com dari ESPN.

"Jika saya kembali, itu hanya untuk satu pertarungan dan saya perlu mengambil petaung terbesar."

"Satu-satunya, menurut saya, petarung top saat ini, namanya adalah Khabib," ucapnya menambahkan.

Georges St-Pierre memiliki rekor mentereng di UFC.

Selama berkarier, pria 39 tahun ini pernah memegang sabuk juara kelas welter dan kelas menengah.

St-Pierre juga hanya kalah dua kali dari 28 pertandingan MMA, dua kekalahan itu pun berhasil dibalasnya pada laga ulang.

GSP kemudian mengungkapkan alasan memilih Nurmagomedov menjadi lawan jika melepas status pensiunan.

"Sebagai seorang petarung, hal yang paling menyenangkan adalah mengalahkan seorang yang tak terkalahkan," tutur GSP.

"Dia memiliki aura tak terkalahkan. Namun, ini juga hal yang paling menakutkan untuk dilakukan," katanya melanjutkan.

GSP sendiri tidak menampik bahwa pertandingannya melawan Nurmagomedov akan sulit untuk dilakukan.

Petarung berkebangsaan Kanada itu mengaku pernah mencoba merencanakan duel dengan Nurmagomedov pada 2018 namun gagal karena tak direstui UFC.

"Kami mencoba semuanya dan itu tidak berhasil. Saya tidak melihat adanya alasan bahwa ini akan berhasil sekarang," ucap GSP lagi.

Di sisi lain, Khabib Nurmagomedov akan menghadapi Justin Gaethje dalam laga unifikasi gelar di ajang UFC 254, pada 24 Oktober mendatang.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved