Breaking News:

Ibunda Hendra dan Hendri Zainuddin Wafat

Hendri Zainuddin Cerita Sakit yang Dialami Ibunya, Sempat Mendadak Sehat Sebelum Meninggal Dunia

Manajer yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) tersebut bahkan mempunyai firasat mengenai ibunya

Penulis: Novaldi Hibaturrahman
Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Novaldi
Hendri Zainuddin bersedih ditinggal ibunya yang meninggal dunia, Minggu (4/10/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Duka menyelimuti keluarga Manajer klub Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin.

Ibundanya Rukmini binti Hamdan meninggal dunia, Sabtu (3/10/20) pukul 23.03 di RS Siti Khadijah.

Hendri Zainuddin, sangat kehilangan sosok ibu yang telah membesarkan dirinya.

Dikatakannya, almarhumah ibundanya sudah lama menderita sakit stroke dan parkinson.

Kondisi tersebut diperparah den gan kondisi sang ibu yang kembali terkena serangan stroke di bagian dada.

"Beliau sudah sejak lama kena stroke, nah kena stroke lagi, kena di bagian dada, ditambah parkinson juga," ujar Hendri Zainuddin, Minggu (4/10/20) siang.

Manajer yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) tersebut bahkan mempunyai firasat mengenai ibunya.

Firasat tersebut didapatkannya saat ia mengetahui kondisi ibunya yang sempat mendadak sehat, setelah hanya dapat terbaring akibat penyakit stroke dan parkinson.

Ibunda Hendri Zainuddin Meninggal Dunia, Herman Deru dan Alex Noerdin Turut Melayat ke Rumah Duka

Mengetahui kondisi ibunya mendadak sehat, Hendri beserta empat saudaranya langsung memohon maaf kepada orang tua perempuan yang telah membesarkan dirinya tersebut.

"Jadi beliau itu terbaring saja, nah kemarin tiba-tiba beliau sempat sehat, kami semua manfaatkan momen itu untuk minta maaf sama ibu,"

Hendri melanjutkan, pada malam sebelumnya, ibunya sempat mengalami sesak napas hebat, sehingga dimasukkan ke ruangan ICU Rumah Sakit Siti Khadijah, untuk diberikan pertolongan.

Namun takdir berkata lain, ibundanya berpulang kepada Yang Maha Kuasa.

"Kemarin malam napas beliau sesak, di rapid test dulu sebelum itu, hasilnya negatif, kemudian masuk ke ruang ICU gak lama setelah itu beliau meninggal, ya karena sesak nafas itulah," kata manajer berusia 46 tahun tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved