Pilkada OKU Timur 2020

Bawaslu OKU Timur Temukan 1.472 Pemilih Ganda dan 287 Pemilih Sudah Meninggal

Data tersebut masuk di Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang telah diumumkan oleh KPU OKU Timur beberapa waktu lalu

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Resha
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Benny Tenagus saat memeriksa Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditempel di salah satu desa yang ada di Kabupaten OKU Timur. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA-Bawaslu OKU Timur menemukan adanya pemilih yang tidak masuk kriteria.

Data tersebut masuk di Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang telah diumumkan oleh KPU OKU Timur beberapa waktu lalu.

Ketua Bawaslu OKU Timur melalui Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Benny Tenagus mengatakan, mereka menemukan adanya 1.472 pemilih ganda, 287 pemilih yang sudah meninggal dunia dan 9 pemilih yang masih aktif di TNI/Polri.

Bawaslu meminta agar data tersebut diperbaiki kembali.

"Kita sudah menyampaikan saran untuk memperbaiki itu, kepada KPU OKU Timur," ujarnya saat dkonfirmasi, Minggu (4/10/2020).

Sebelumnya, KPU OKU Timur melakukan rekapitulasi dan didapat jumlah DPS di OKU Timur sebesar 465.336 pemilih.

Dengan rincian, pemilih laki-laki berjumlah 237.702 mata pilih, dan pemilih perempuan sebanyak 227.634 mata pilih.

Setelahnya, pihaknya di level Panwascam dan PKD melakukan verifikasi terhadap DPS tersebut.

Didapatlah hasilnya berupa angka pemilih yang tidak masuk kriteria seperti yang telah ditulis di atas.

Ia meminta kepada pihak terkait untuk segera melalukan verifikasi sebelum dilakukan DPS Pemutakhiran.

Sebab setelah pemutakhiran, maka angka terakhir ialah jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan menjadi jumlah masyarakat untuk memilih nanti.

"Dimana sesuai tahapan, tanggal 4 - 6 Oktober ini pemutakhiran DPS Hasil Perbaikan dari tingkat PPS dan PPK," terangnya.

Begitu pula dengan masyarakat, pihaknya meminta peran aktif untuk memberikan masukan dan laporan tentang mata pilih tersebut.

Apabila masih ada masyarakat yang belum masuk di DPS yang diumumkan oleh PPS, mereka sebaiknya segera melapor.

"Daftar pemilih ini nantinya akan digunakan pada saat pencoblosan pada 9 Desember 2020 mendatang, dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur," jelasnya. (SP/ Resha)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved